Berkat PLN, Perekonomian Desa Bangkit dan Kian Menggeliat

Jum'at, 17 Desember 2021 - 02:23 WIB
loading...
A A A
Baca juga: Ekonomi Bangkit, PLN Proyeksikan Penjualan Listrik Tumbuh 4,71% di 2021

"Suami saya bekerja serabutan, giling cabai, berdagang apa saja. Jadi, dengan saya punya kesibukan merajut, sangat membantu ekonomi keluarga. Pekerjaan ini tidak merepotkan. Kita bisa merajut di selah kesibukan mengurus rumah," tutur wanita berhijab ini dengan senyum lebar.

Dwi salah satu mahasiswi di Universitas Islam Negeri (UIN) Suska di Pekanbaru terlihat memasuki Rumah Kreatif Kampung Patin. Setelah menyapa para wanita yang lebih senior darinya, mahasiswi semester 5 itu bergegas mengambil jarum dan benang rajut. Wanita berparas cantik ini, mulai merajut. Bagi wanita di Rumah Kreatif Kampung Patin, Dwi terkenal ahli merajut gantungan kunci (suvernir).

"Kalau membuat gantungan kunci saya bisa buat lima buah satu hari. Saya baru empat bulan di sini, jadi perlu banyak belajar sama ibu-ibu di Rumah Kreatif Kampung Patin ini. Usai belajar daring, saya kemari belajar. Dari pada main kesana kemari tidak jelas, saya memilih belajar merajut bisa dapat uang. Lumayan satu minggu dapat uang Rp 150 ribu. Uangnya bisa bantu keluarga dan jajan adik," ucap anak kedua, dari lima bersaudara ini.

Hasil kerajinan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) itu sendiri dipasarkan di sejumlah wilayah seperti Sumatera dan Jawa. Untuk di Riau, mereka memasarkannya di Wisata Puncak Kompe yang lokasinya sekitar 10 menit perjalanan dari desa mereka. Harga kerajinan rajut mereka jual dari harga Rp 15 ribu hingga Rp 450 ribu per satuan, tergangtung dari tingkat kesulitan kerajinan tersebut.

Baca juga: Kisah Tragis Sultan Hamengkubuwono V Ditikam Selir Kesayangan yang Menyisakan Misteri

Selain kerajinan merajut, di Rumah Kreatif Kampung Patin yang berukuran 6 x 9 meter ini, juga ada kerajinan membuat kelapa jelly. Usaha kecil yang juga binaan PLN ini juga sangat bermanfaat untuk membantu ekonomi Desa Koto Mesjid. Usaha menjual kelapa jelly Rumah Kreatif Kampung Patin membawa berefek domino terhadap ekonomi. Rumah Kreatif Kampung Patin membeli kelapa muda milik warga.

"Kalau kami yang membuat kelapa jelly ada enam orang. Kalau yang wanita ini tugasnya memasak air kelapa dengan jelly. Kalau kaum pria ini tugasnya mencari kelapa mudanya dan mengupasnya. Kami beli kelapa warga itu hargnya Rp 5 ribu per buah. Sementara kelapa jelly yang sudah kami olah itu kita jual Rp 20 ribu per buah. Pelanggan sangat suka dengan buatan kami. Kita beri nama kelapa jelly ini dengan Dekla," ucap Rina Hartati.

Hasil dari usaha kecil ini juga sangat menjanjikan. Per bulannya mereka bisa membuat 800 buah kelapa jelly. Rumah Kreatif Kampung Patin memasarkan produk kelapa jelly ini di Pekanbaru dan Wisata Kompe.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Wujudkan Desa Mandiri,...
Wujudkan Desa Mandiri, BRI Peduli Dorong Wisata dan Edukasi Berbasis Masyarakat di Ketapanrame
15 Ribu Hektare Lahan...
15 Ribu Hektare Lahan Hangus Akibat Karhutla di Aceh dan Riau
Kemenpar Apresiasi BPJPH...
Kemenpar Apresiasi BPJPH atas Kolaborasi Sertifikasi Halal 31.548 UMK Desa Wisata
Pesona Desa Wisata di...
Pesona Desa Wisata di Belitung, Menyaksikan Tarsius hingga Makan Bedulang
Kapolda Riau Copot Kapolsek...
Kapolda Riau Copot Kapolsek dan Kanit Reskrim Panipahan seusai Unjuk Rasa Berujung Anarki
2.713 Hektare Hutan...
2.713 Hektare Hutan dan Lahan Terbakar, Riau Siaga Darurat Karhutla!
UI dan Binus Adu Inovasi...
UI dan Binus Adu Inovasi Kembangkan Desa Wisata Tomohon, Siapa Terpilih?
IPB dan Unpad Adu Inovasi...
IPB dan Unpad Adu Inovasi Berdayakan Ekonomi Kreatif Desa Wisata Gunung Padang
Program Genera-Z Berbakti...
Program Genera-Z Berbakti Kembali Digelar, Ajak Mahasiswa Kembangkan Desa Wisata
Rekomendasi
Dari Iran ke Indonesia,...
Dari Iran ke Indonesia, Pesepeda Arezoo Tampil Memukau Lewat Sentuhan Ade Fitri Kirana
Tak Ingin Kerusakan...
Tak Ingin Kerusakan Akibat Serangan Iran Diketahui Dunia, Israel Berlakukan Sensor Militer
Hacker Pro-Palestina...
Hacker Pro-Palestina Janji Lancarkan Serangan Siber Paling Dahsyat ke Israel
Berita Terkini
Yeho Gathering 2026,...
Yeho Gathering 2026, Merayakan 20 Tahun Perjalanan Sekolah
Tarif Transjabodetabek...
Tarif Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta Disesuaikan, Pramono: Naik Transportasi Lain di Atas Rp100 Ribu
Liburan ke China Makin...
Liburan ke China Makin Praktis, Kini Bisa Tinggal Scan Pakai QRIS Cross-Border BRImo!
Ribuan Masyarakat Antusias...
Ribuan Masyarakat Antusias Ikuti Breakfast Jakarta Bersih di Kemendikdasmen
Mulai Roadshow Konsolidasi...
Mulai Roadshow Konsolidasi dari Klungkung, Perindo Bali Bidik Lolos Verifikasi 100%
Suhud Alynudin Dilantik...
Suhud Alynudin Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Jakarta
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved