ITS Masuk 40 Kampus Terbaik Dunia dalam UI Greenmetric Rankings

Kamis, 16 Desember 2021 - 05:17 WIB
loading...
ITS Masuk 40 Kampus...
Kampus ITS. Foto: Istimewa
A A A
SURABAYA - Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) berhasil meraih posisi empat besar Perguruan Tinggi Berkelanjutan Terbaik versi UI Greenmetric World University Rankings 2021.

Dari 97 perguruan tinggi di Indonesia yang mengikuti pemeringkatan, ITS berhasil naik satu peringkat dibanding tahun sebelumnya. Prestasi ini sekaligus memposisikan ITS pada peringkat 40 di tingkat internasional yang melibatkan 912 universitas dari 84 negara di seluruh dunia, naik 21 peringkat dibanding tahun lalu.

UI GreenMetric sendiri merupakan pemeringkatan perguruan tinggi kelas dunia usungan Universitas Indonesia (UI) yang menitikberatkan penilaian pada komitmen pengelolaan lingkungan hidup yang berkelanjutan di kampus.

Baca juga: Bak di Luar Negeri, Masjid Kampus Legendaris di Bandung Dilengkapi Mesin Air Canggih

Pada UI Greenmetric 2021 ini, terdapat 39 indikator yang terbagi dalam enam kriteria terkait lingkungan hidup, ekonomi, dan sosial.

Enam kriteria tersebut ialah Penataan dan Infrastruktur dengan persentase poin 15 persen, Energi dan Perubahan Iklim dengan persentase poin 21 persen, Air dengan persentase poin 10 persen, dan juga Limbah, Transportasi, serta Pendidikan dan Penelitian (ED) yang sama-sama memiliki persentase poin 18 persen.

Dari enam kriteria tersebut, ITS menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan pada kriteria Energi dan Perubahan Iklim serta Penataan dan Infrastruktur.

Baca: Surabaya Diterjang Hujan Angin, Pohon Tumbang Timpa 2 Mobil

Susi Agustina Wilujeng, Ketua Unit Pengembangan Smart Eco Campus ITS menuturkan, ITS meraih skor 1.500 pada kriteria Energi dan Perubahan Iklim, serta 1.225 pada kriteria Penataan dan Infrasturuktur.

“Pada kriteria penataan dan infrastruktur, kita mengalami peningkatan 275 poin,” katanya, Rabu (15/12/2021).

Ia melanjutkan, semua itu juga dipengaruhi oleh berbagai upaya ITS untuk mempertahankan komitmen sebagai smart eco campus.

Baca: Diguyur Hujan Lebat, Jalanan Kota Surabaya Kebanjiran

Berbagai inovasi yang berhasil terwujud pada tahun ini di antaranya adalah penambahan laboratorium serta penggunaan panel surya di beberapa tempat, seperti gedung Rektorat, Research Center, serta Pusat Robotika ITS.

Selain itu, perbandingan luas hutan dan ruang terbuka hijau dibanding luas keseluruhan serta paving block yang mendominasi area kampus juga menjadi faktor penting dalam penilaian.

“Pemilihan paving block dibandingkan aspal tentu membuat penyerapan air menjadi lebih mudah,” jelasnya.

Baca: Tertimpa Tembok 3 Meter, Pekerja Bangunan di Surabaya Tewas

Ia menambahkan, keberhasilan ini tak hanya dikarenakan peran Unit Pengembangan Smart Eco Campus yang dipimpinnya, tetapi juga kerja sama dan dukungan berbagai pihak di ITS.

Mulai dari Bidang Akademik dan Kemahasiswaan serta Bidang Riset, Inovasi, Kerjasama, dan Kealumnian ITS yang telah menggalakkan berbagai edukasi dan penelitian untuk mendukung keberlanjutan, alokasi dana ITS yang mendukung, serta Biro Sarana dan Prasarana yang telah memelihara tanaman dan area kampus dengan sangat baik.
(hsk)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Unhas Tembus Top 1000...
Unhas Tembus Top 1000 Dunia Versi QS WUR, Buka Jalan Menuju Reputasi Global
Ardian Hafidz Annafi...
Ardian Hafidz Annafi Pendiam dan Hobi Baca Buku, Siswa SMA Boyolali Ini Diterima 7 Kampus Ternama Dunia
Catat! Ini 10 Kampus...
Catat! Ini 10 Kampus Terbaik Ramah Lingkungan di Surabaya
USGE Gandeng Cardiff...
USGE Gandeng Cardiff Metropolitan University, Permudah Akses ke Kampus Top
A-Level dan IGCSE di...
A-Level dan IGCSE di UK-Irlandia Jalur Favorit Menuju Kedokteran hingga Seni di Kampus Top
Mengenal Jalur College...
Mengenal Jalur College dan Akses Transfer ke Universitas Top AS
Rekomendasi
Sebaik-baikya Puasa...
Sebaik-baikya Puasa Setelah Ramadan, Ternyata Puasa Muharram!
Belajar dari Inggris,...
Belajar dari Inggris, Tembakau Alternatif Bisa Hentikan Kebiasaan Merokok
Implementasi B50 Dimulai...
Implementasi B50 Dimulai 1 Juli 2026, Jubir ESDM: Bisa Hemat Devisa Rp157 Triliun
Berita Terkini
BMKG Catat 612 Gempa...
BMKG Catat 612 Gempa Susulan Guncang Sulteng usai Gempa Besar M6,7
Pegadaian Kanwil IX...
Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal Gratis di Dua Lokasi
Rencana Aksi Lagi di...
Rencana Aksi Lagi di Bundaran HI, Ketua BEM UI Ingin Dobrak Kemacetan Mobilitas Sosial
Viral Gunung Lawu Akan...
Viral Gunung Lawu Akan Erupsi Besar, Badan Geologi: Hoaks!
Besok Eksekusi Lahan...
Besok Eksekusi Lahan Hotel Sultan, Sejumlah Akses Menuju GBK Ditutup
Divonis 6 Tahun Penjara,...
Divonis 6 Tahun Penjara, Pengusaha Jambi Bengawan Kamto Tempuh Banding
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved