3 Orang Ditetapkan Jadi Tersangka Aksi Brutal Perusakan RSUD dan Puskesmas Kaimana
Selasa, 14 Desember 2021 - 16:49 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Diguncang Gempa M 7,5 Begini Kepanikan Warga Maumere Lari Menjauhi Laut
Kasus perusakan RSUD Kaimana ini, masih terus diselidiki oleh polisi, dan tidak menutup kemungkinan munculnya tersangka baru. Dari hasil pengembangan penyelidikan, penyidik Polres Kaimana, menemukan barang bukti di RSUD dan Puskesmas Kaimana.
Barang bukti yang ditemukan di lokasi RSUD Kaimana, antara lain satu buah alat tensi digital, satu unit timbangan bayi, satu buah troly infus, tiga buah helm, alat tensi, thermogun, serpihan kaca, dan rekaman CCTV.
Sementara barang bukti yang ditemukan di lokasi Puksesmas Kota Kaimana, antara lain satu buah jerigen ukuran lima liter, satu buah tempat sampah, lima buah pecahan kaca mobil, lima buah pecahan kaca jendela dan pintu, dan satu buah balok besi.
"Selain itu, juga kami sita barang bukti untuk penyelidikan, berupa satu buah kursi, tiga helai baju, satu buah palang pipa besi, satu buah palang kayu, lima unit mobil dinas kesehatan Kabupaten Kaimana, dan rekaman CCTV," ujar Widiarta.
Kasus perusakan RSUD Kaimana ini, masih terus diselidiki oleh polisi, dan tidak menutup kemungkinan munculnya tersangka baru. Dari hasil pengembangan penyelidikan, penyidik Polres Kaimana, menemukan barang bukti di RSUD dan Puskesmas Kaimana.
Barang bukti yang ditemukan di lokasi RSUD Kaimana, antara lain satu buah alat tensi digital, satu unit timbangan bayi, satu buah troly infus, tiga buah helm, alat tensi, thermogun, serpihan kaca, dan rekaman CCTV.
Sementara barang bukti yang ditemukan di lokasi Puksesmas Kota Kaimana, antara lain satu buah jerigen ukuran lima liter, satu buah tempat sampah, lima buah pecahan kaca mobil, lima buah pecahan kaca jendela dan pintu, dan satu buah balok besi.
"Selain itu, juga kami sita barang bukti untuk penyelidikan, berupa satu buah kursi, tiga helai baju, satu buah palang pipa besi, satu buah palang kayu, lima unit mobil dinas kesehatan Kabupaten Kaimana, dan rekaman CCTV," ujar Widiarta.
Lihat Juga :