Karena Teras Kopi di Bengkulu, Erick Thohir Didoakan Jadi Pemimpin Indonesia

Selasa, 14 Desember 2021 - 15:07 WIB
loading...
A A A
Isman mengingat para petani, dulunya, cenderung memanen kopi secara 'pelangi'. Yakni memetik buah kopi yang masih berwarna hijau dan mencampurnya dengan yang berwarna merah.

"Karena sudah kita edukasi petani sudah tau kopi petik merah memiliki kualitas lebih bagus dan harga yang mahal serta pasar yang besar," ujar Isman.

Intan Sakti (40), yang sudah bertahun-tahun lamanya bekerja sebagai petani kopi mengakui, dibangunnya teras ini sangat membantu.

Teras menjadi tempat bercengkrama para petani, sekaligus bertukar informasi mengenai dunia tanaman yang tumbuh di daerah tropis dengan ketinggian 700- 1600 mdpl ini. Baca: Diguncang Gempa M 7,5 Begini Kepanikan Warga Maumere Lari Menjauhi Laut.

Seperti informasi tentang langkah-langkah dan inovasi yang diperlukan dalam memasarkan kopi di dalam maupun luar negeri.

Bersama dengan para petani dan komunitas kopi yang ada, dirinya berharap keberadaan teras edukasi ini dapat memberikan dampak luas kepada masyarakat untuk belajar tentang kopi.

Sebab, wadah edukasi ini hanya ada satu-satunya di Provinsi Bengkulu. Ia menyampaikan terimakasih kepada Ketua Yayasan Erick Thohir dan relawan E Troopers yang sudah memfasilitasi pembangunan fasilitas umum (Fasum) tempat edukasi pengelolaan kopi ini. Baca Juga: Gempa M7,5 Terasa Kuat di Sumba Timur Warga Berhamburan Keluar Rumah.

Ia berharap dengan karya nyata ini dapat menjadi pemimpin yang benar benar mengerti sesuai dengan amanah dan keinginan rakyat.

"Kami berharap di momentum yang tepat Bapak Erick Thohir dapat menjadi pemimpin untuk semua rakyat Indonesia," pungkasnya.
(nag)
Halaman :
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.3200 seconds (10.55#12.26)