Kasus Dugaan Penipuan Oknum Pamen TNI AU Ternyata Catut Ratusan Agen Distributor Beras di Bandung

Senin, 13 Desember 2021 - 13:05 WIB
loading...
Kasus Dugaan Penipuan...
Kasus dugaan penipuan dan pengelapan terhadap PT Tanihub sebesar Rp129.500.000.000 dan Purna Pati TNI AU Rp12.500.000.000 yang diduga dilakukan oknum Pamen TNI Letkol Lek DA dan istrinya Jo sudah mulai diusut Polisi. Foto Ilustrasi beras/SINDOnews
A A A
BANDUNG - Kasus dugaan penipuan dan pengelapan terhadap PT Tanihub sebesar Rp129.500.000.000 dan Purna Pati TNI AU Rp12.500.000.000 yang diduga dilakukan oknum Pamen TNI Letkol Lek DA dan istrinya Jo sudah mulai diusut jajaran Polda Metro Jaya. Dimana kasus tersebut dibuat dua laporan Polisi LP Nomor/ 4179/Vlll/YAN/25 /2021/ SPKT/ Polda Metro Jaya dan LP Nomor LP/BP/4720/IX/2021/ SPKT/Polda Metro Jaya.
Kasus Dugaan Penipuan Oknum Pamen TNI AU Ternyata Catut Ratusan Agen Distributor Beras di Bandung

Baca : Kasus Dugaan Penipuan Miliaran Rupiah Oknum Pamen TNI AU, Polisi Militer Minta Pelapor Lengkapi Bukti

Dari dasar kedua laporan korban tersebut Polda Metro Jaya telah memeriksa lima orang saksi diantaranya Agung Relawantoro (56) dan saksi dari Perum Bulog Regional Jakarta Banten.

Menurut saksi Agung Relawantoro, Raden Jauhar Alamiah Nur alias JO diduga telah memalsukan dokumen Bulog dan tanda tangan pejabat Bulog dan suaminya Letkol DA telah mencatut identitas KTP 656 nama orang yang dipakai seolah olah sebagai agen distributor beras di wilayah Pasar seputar Bandung dan wilayah Jawa Barat.

"Saya sudah diperiksa di Unit 1 Ditreskrimum Polda Metro Jaya pada Senin, 29 November 2021 lalu. Saat diperiksa saya dimintai keterangan terkait dugaan adanya penipuan dan pengelapan dana dari Purna Pati TNI," kata Agung, Senin (13/12/2021).

Menurut Agung, dirinya ditanya penyidik apakah Jo ada benar benar mensuplai agen beras yang ada di Jawa Barat sesuai data yang disampaikannya.

"Lalu saya sampaikan ke penyidik, saat saya selidiki di berbagai pasar di Bandung ternyata tidak ada penyaluran beras seperti yang disampaikan Jo dalam data yang diberikan ke Purna Pati TNI," timpal Agung.

Menurut dia, sebagian korban menyesalkan atas proses hukum dari pihak TNI AU berjalan lamban karena sejak kasus mencuat di Media bulan April 2021 hingga sekarang belum ada tindakan hukum yang konkrit terhadap pelaku oknum Pamen TNI AU dan istrinya anggota PIA Ardhya Garini Mabes TNI AU itu.

Menurut dia, salah satu korban pernah mengatakan diduga Letkol DA dan Jo mencari uang dengan cara menipu ratusan miliar rupiah sedangkan Pasukan Kopassus dan Brimob di Papua hanya untuk beli rokok mahal sedikit saja sudah dianggap mahal demi menyisihkan rejeki untuk anak istri yang ditinggal operasi melawan KKB di Papua yang mempertaruhkan nyawa.

Letkol Lek DA yang hidup di tengah kota menikmati hasil dari menipu dengan naik mobil Alphard dan Rubicon bahkan masih santai-santai bisa of road. Para korban sedang menunggu tindakan yang tegas serta konkrit dari KSAU dan Panglima TNI.

Menanggapi hal tersebut anggota Komisi 1 DPR RI TB Hasanuddin menyatakan Polisi Militer TNI AU (POMAU) harus mengusut tuntas kasus dugaan penipuan yang diduga dilakukan oknum Perwira Menengah TNI AU Letkol Lek DA terhadap sejumlah purna Pati TNI AU.

"Saya kira sudah benar sudah dilaporkan ke POM TNI AU untuk segera diproses hukum," kata mantan Ajudan Presiden BJ Habibie ini kepada SINDOnews, Senin (13/12/2021).

Sebelumnya menurut dia, kasus ini bisa dilakukan dengan dua cara penyelesaian.

Baca juga : Janji Keuntungan Rp12,5 Miliar Tak Terealisasi, Perwira Tinggi TNI AU Minta Uang Dikembalikan

Pertama dengan berdamai, dimana semua pihak melakukan perdamaian misal dengan pengembaian uang. Jika cara ini tidak bisa dilakukan dengan kata lain tidak ada perdamaian, maka bisa dilakukan dengan cara kedua yaitu dengan melaporkan ke instansi penegak hukum.

"Ya oknum anggota TNI jika diduga melakukan pelanggaran kasusnya bisa langsung diperiksa atau ditangani Polisi Militer," ungkap Politisi PDIP ini.

Namun berdasarkan pengamatan SINDOnews, sejak kasus ini dilaporkan pada April 2021 hingga kini masih dalam penyelidikan Satuan Polisi Militer Lanud Halim Perdanakusuma.

Sementara Komandan Satuan Polisi Militer Lanud Halim Perdanakusuma, Letkol Pom Edi Cahyadi mengatakan, untuk kasus laporan terkait Letkol Lek DA masih dalam penyelidikan Satpom Lanud Halim Perdanakusuma. "Masih dalam penyelidikan dan pemeriksaan saksi-saksi dan pengumpulan alat bukti ya," katanya saat dihubungi, Senin (13/12/2021).
(sms)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Polda Metro Gandeng...
Polda Metro Gandeng Kemenhaj Cari Solusi bagi Korban Dugaan Penipuan Hanania Travel
687 Orang Laporkan Dugaan...
687 Orang Laporkan Dugaan Penipuan Umrah Hanania Travel ke Polda Metro Jaya
Kasus Penipuan Hanania...
Kasus Penipuan Hanania Travel, Polda Metro Periksa 70 Saksi
Polda Metro Tetapkan...
Polda Metro Tetapkan Bos Travel Hanania Jadi Tersangka Kasus Penipuan Jemaah Umrah
Kasus Uang Palsu Black...
Kasus Uang Palsu Black Dolar, 2 WNA Liberia Ditangkap di Jakarta Barat
Srikandi Langit Angkatan...
Srikandi Langit Angkatan Udara: Jejak Langkah Letda Tek Qorina Menembus Awan
Bareskrim Didesak Pulihkan...
Bareskrim Didesak Pulihkan Hak Korban Penipuan dan Penggelapan Dana Syariah Indonesia
Bank Mandiri Taspen...
Bank Mandiri Taspen Buka 3 Posko Bantu Korban Penipuan Investasi
3 Lanud Naik Jadi Tipe...
3 Lanud Naik Jadi Tipe B, Ini Daftar Kolonel TNI AU yang Dilantik sebagai Danlanud
Rekomendasi
Jadwal Babak 32 Besar...
Jadwal Babak 32 Besar Piala Dunia 2026: Brasil Jumpa Jepang, Argentina Ditantang Cape Verde
Ancaman PHK Masih Mengintai,...
Ancaman PHK Masih Mengintai, Said Iqbal: Dipicu Kenaikan Harga BBM dan Relokasi Pabrik
354 Pencari Jodoh Padati...
354 Pencari Jodoh Padati Golek Garwo Kemenag
Berita Terkini
Mahasiswa Gelar Solidarity...
Mahasiswa Gelar Solidarity Campaign di Area CFD Sudirman-MH Thamrin, Buka Percakapan dengan Rakyat
Cegah Stunting lewat...
Cegah Stunting lewat Program Genting, Menteri Wihaji Salurkan Bantuan RTLH di Sleman
Jelang Hari Bhayangkara...
Jelang Hari Bhayangkara Ke-80, Polda Riau Tuntaskan 110 Jembatan Merah Putih Presisi
Deteksi Bibit Siklon...
Deteksi Bibit Siklon Tropis 96W, BMKG Imbau Masyarakat Waspada Gelombang Tinggi
Dukung Generasi Alpha...
Dukung Generasi Alpha dan Beta, S-26 Gelar Event di Surabaya dan Jakarta
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, Ribuan Warga Padati CFD Sudirman-Thamrin Saksikan Karnaval Budaya
Infografis
Solid! Ratusan Brigade...
Solid! Ratusan Brigade Al Qassam Konvoi di Alun-alun Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved