Pengerjaan Bundaran Jalan Metro Tanjung Bunga Terkendala Lahan
Selasa, 07 Desember 2021 - 07:33 WIB
loading...
Pengerjaan bundaran Jalan Metro Tanjung Bunga terkendala persoalan lahan. Foto: Maman Sukirman
A
A
A
MAKASSAR - Rencana Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Makassar membangun bundaran di sekitar danau Metro Tanjung Bunga (MTB) belum menemui titik terang.
Belum ada kesepakatan antara pemilik lahan dan Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar , sehingga proyek yang menjadi bagian pengerjaan Jalan Metro Tanjung Bunga tersebut berpotensi batal tahun ini.
Diketahui, proyek Jalan Metro Tanjung Bunga sepanjang 4 kilometer tengah diproses Dinas PU Kota Makassar dengan nilai anggaran Rp87 miliar.
Proyek tersebut bakal dilengkapi dengan bundaran di pertigaan Jalan Metro Tanjung Bunga dan Jalan Danau Metro Tanjung Bunga samping GTC. Tujuannya, mengurai kemacetan yang kerap terjadi di wilayah itu.
Baca Juga: Jalan Metro Tanjung Bunga Segera Dibenahi, Anggaran Capai Rp90 Miliar
Pejabat Pelaksana Teknis Dinas PU Kota Makassar, Darlis mengatakan setidaknya ada tiga lahan yang terkena dampak proyek tersebut, masing-masing dimiliki oleh pihak Bosowa, GMTD dan Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan dan Jeneberang (BBWSPJ).
Belum ada kesepakatan antara pemilik lahan dan Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar , sehingga proyek yang menjadi bagian pengerjaan Jalan Metro Tanjung Bunga tersebut berpotensi batal tahun ini.
Diketahui, proyek Jalan Metro Tanjung Bunga sepanjang 4 kilometer tengah diproses Dinas PU Kota Makassar dengan nilai anggaran Rp87 miliar.
Proyek tersebut bakal dilengkapi dengan bundaran di pertigaan Jalan Metro Tanjung Bunga dan Jalan Danau Metro Tanjung Bunga samping GTC. Tujuannya, mengurai kemacetan yang kerap terjadi di wilayah itu.
Baca Juga: Jalan Metro Tanjung Bunga Segera Dibenahi, Anggaran Capai Rp90 Miliar
Pejabat Pelaksana Teknis Dinas PU Kota Makassar, Darlis mengatakan setidaknya ada tiga lahan yang terkena dampak proyek tersebut, masing-masing dimiliki oleh pihak Bosowa, GMTD dan Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan dan Jeneberang (BBWSPJ).
Lihat Juga :