Sejumlah Titik Pemukiman Warga Mulai Terendam Banjir
Minggu, 05 Desember 2021 - 19:09 WIB
loading...
A
A
A
“Di BTP bagian belakang Blok H dan Blok H baru juga sudah setinggi betis orang dewasa. Beberapa jalan-jalan poros sudah mulai terendam air,” kata dia.
Ketinggian air di Sungai Tello juga sudah mulai naik. Cukup tinggi. Di Dermaga Bung Permai, tersisa sekitar 50 centimeter lagi air sudah mencapai bibir dermaga. Begitu pula di bibir tanggul Perum Bung Permai.
Meski begitu, sejauh ini belum ada masyarakat yang mengungsi di Kecamatan Tamalanrea. Rezha menyebut para warga masih bertahan di rumah masing-masing yang kondisinya cenderung cukup tinggi.
“Mudah-mudahan tidak tinggi sekali. Kita berharap curah hujan bisa menurun. Berharap juga air laut tidak pasang supaya tidak semakin parah kondisinya,” ucapnya.
Baca Juga: Gunung Semeru Meletus, Banjir Lahar Panas Mbah Rono: Jangan Mendekat ke Sungai
Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayh IV Makassar, Darmawan mengatakan dalam beberapa hari ke depan cuaca di Sulawesi Selatan cukup ekstrem. Hujan sedang hingga lebat, angin kencang, dan gelombang tinggi berpotensi terjadi.
“Kondisi dinamika atmosfer terkini menunjukkan terjadinya peningkatan aklivitas Monsun Asia yang dapat menyebabkan penambahan massa udara basah, pola pertemuan massa udara (konvergensi) dari Laut Jawa hingga Sulawesi, dan meningkatnya anomali suhu muka laut di wilayah Selat Makassar dan Teluk Bone,” paparnya.
Ketinggian air di Sungai Tello juga sudah mulai naik. Cukup tinggi. Di Dermaga Bung Permai, tersisa sekitar 50 centimeter lagi air sudah mencapai bibir dermaga. Begitu pula di bibir tanggul Perum Bung Permai.
Meski begitu, sejauh ini belum ada masyarakat yang mengungsi di Kecamatan Tamalanrea. Rezha menyebut para warga masih bertahan di rumah masing-masing yang kondisinya cenderung cukup tinggi.
“Mudah-mudahan tidak tinggi sekali. Kita berharap curah hujan bisa menurun. Berharap juga air laut tidak pasang supaya tidak semakin parah kondisinya,” ucapnya.
Baca Juga: Gunung Semeru Meletus, Banjir Lahar Panas Mbah Rono: Jangan Mendekat ke Sungai
Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayh IV Makassar, Darmawan mengatakan dalam beberapa hari ke depan cuaca di Sulawesi Selatan cukup ekstrem. Hujan sedang hingga lebat, angin kencang, dan gelombang tinggi berpotensi terjadi.
“Kondisi dinamika atmosfer terkini menunjukkan terjadinya peningkatan aklivitas Monsun Asia yang dapat menyebabkan penambahan massa udara basah, pola pertemuan massa udara (konvergensi) dari Laut Jawa hingga Sulawesi, dan meningkatnya anomali suhu muka laut di wilayah Selat Makassar dan Teluk Bone,” paparnya.
Lihat Juga :