Sejumlah Titik Pemukiman Warga Mulai Terendam Banjir
Minggu, 05 Desember 2021 - 19:09 WIB
loading...
A
A
A
Kondisi ini diprediksi akan terjadi mulai 5-7 Desember. Hujan dengan intensitas sedang hingga Iebat disertai angin kencang berpotensi terjadi di wilayah Sulawesi Selatan bagian Barat meliputi Pinrang, Parepare. Barru, Pangkep, Maros, Gowa, Makassar, dan Takalar.
Kemudian di wilayah Sulawesi Selatan bagian Tengah meliputi Soppeng dan Sidenreng Rappang. Wilayah Sulawesi Selatan bagian Utara meliputi Enrekang, Luwu, Luwu Utara, Luwu Timur, Toraja Utara dan Tana Toraja.
“Serta ada potensi angin kencang di pesisir barat, selatan, dan utara Sulawesi Selatan. Selain itu masyarakat diimbau agar mewaspadai gelombang tinggi di perairan sekitar Sulawesi Selatan,” kata dia.
MBKG Wilayah IV Makassar juga telah mengeluarkan peringatan dini terhadap 16 kabupaten/kota yang akan terdampak cuaca buruk. Yakni Luwu Timur, Luwu Utara, Luwu, Palopo, Toraja Utara, Tana Toraja, Enrekang, Sidrap, Pinrang, Pare-Pare, Barru, Pangkep dan Kepulauan, Maros, Gowa, Makassar, dan Takalar.
“Potensi bencana yang bisa terjadi antara lain banjir, genangan, tanah longsor, angin kencang, pohon tumbang, meluapnya area tambak budi daya, dan keterlambatan jadwal penerbangan/pelayaran,” ungkapnya.
Kemudian di wilayah Sulawesi Selatan bagian Tengah meliputi Soppeng dan Sidenreng Rappang. Wilayah Sulawesi Selatan bagian Utara meliputi Enrekang, Luwu, Luwu Utara, Luwu Timur, Toraja Utara dan Tana Toraja.
“Serta ada potensi angin kencang di pesisir barat, selatan, dan utara Sulawesi Selatan. Selain itu masyarakat diimbau agar mewaspadai gelombang tinggi di perairan sekitar Sulawesi Selatan,” kata dia.
MBKG Wilayah IV Makassar juga telah mengeluarkan peringatan dini terhadap 16 kabupaten/kota yang akan terdampak cuaca buruk. Yakni Luwu Timur, Luwu Utara, Luwu, Palopo, Toraja Utara, Tana Toraja, Enrekang, Sidrap, Pinrang, Pare-Pare, Barru, Pangkep dan Kepulauan, Maros, Gowa, Makassar, dan Takalar.
“Potensi bencana yang bisa terjadi antara lain banjir, genangan, tanah longsor, angin kencang, pohon tumbang, meluapnya area tambak budi daya, dan keterlambatan jadwal penerbangan/pelayaran,” ungkapnya.
(agn)
Lihat Juga :