1 Anak di Malang Positif COVID-19, Isolasi Mandiri Rentan Penularan

Minggu, 07 Juni 2020 - 21:41 WIB
loading...
1 Anak di Malang Positif...
Petugas dari Pemkot Malang, Polresta Malang Kota, dan Kodim 0833 Kota Malang, melakukan operasi gabungan (Opsgab) untuk menekan penularan COVID-19. Foto/Dok. Humas Pemkot Malang
A A A
MALANG - Isolasi mandiri di rumah untuk pasien positif COVID-19, ternyata sangat rentan menularkan virus Corona ke anggota keluarga lain yang ada dalam satu rumah.

(Baca juga: Parikan Khas Surabaya Hangatkan Penyaluran BST di Kantor Pos )

Beberapa kasus penularan COVID-19 yang terjadi di Kota Malang, juga terjadi di lingkungan keluarga yang menjalani isolasi mandiri di rumah akibat positif COVID-19.

Bahkan, menurut Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa Rate of Transmition (RT) atau angka penularan pasien positif COVID-19 ke orang lain di Malang Raya masih tinggi.

"Untuk memasuki masa normal baru, menurut pedoman dari WHO dipersyaratkan angka RT harus di bawah 1. Sementara untuk Malang Raya ini, RT-nya masih pada angka 1,23. Ini karena masih muncul kasus positif baru, meskipun juga diikuti dengan adanya penambahan yang sembuh," ujar Khofifah.

(Baca juga: Pandemi COVID-19, Ini Kata Indra Sjafri Tentang Liga 1 2020 )

Sementara pada Minggu (7/6/2020), menurut Kabag Humas Pemkot Malang, Widianto, di Kota Malang, ada tambahan satu kasus positif baru. Yakni seorang anak perempuan berusia 10 tahun. "Satu kasus positif baru ini, memiliki kontak erat dengan pasien yang sebelumnya sudah dinyatakan positif," ujarnya dalam keterangan tertulis.

Dengan adanya penambahan satu kasus positif ini, jumlah pasien positif COVID-19 di Kota Malang, hingga Minggu (7/6/2020) totalnya mencapai sebanyak 69 orang. Dari jumlah itu, empat orang meninggal dunia, sembuh 26 orang, dan masih dirawat 39 orang.

Sementara untuk Orang Dengan Resiko (ODR) mencapai sebanyak 2.263 orang. Orang Tanpa Gangguan (OTg) bertambah tiga orang, menjadi 475 orang. Orang Dalam Pantauan (ODP) sebanyak 922 orang, di mana 859 orang selesai dipantau, dan 62 orang masih dipantau.

Pasien Dalam Pengawasan (PDP), menurut data Satgas Penanganan COVID-19 Kota Malang, bertambah lima orang menjadi 266 orang, dimana lima orang di antaranya meninggal dunia, sehat 144 orang, dan masih dalam perawatan 105 orang.

(Baca juga: Menikah Saat Pandemi COVID-19, Iik dan Yoga Sempat Degdegan )

Isolasi mandiri di rumah tersebut, juga menjadi perhatian serius Wali Kota Malang, Sutiaji. "Penambahan terakhir banyak muncul dari lingkar keluarga inti. Bisa jadi lingkungan rumah tidak memadai untuk dilakukan isolasi mandiri, karenanya ini akan ditarik ke RSUD. Kami siapkan segera," tegasnya.

Hal lain yang jadi perhatian adalah gerakan operasi rapid test secara masif ke titik kerumunan massa. Fakta di lapangan, ditemukan komunitas millenial yang harusnya memiliki pengetahuan dan pemahaman yang baik tentang COVID-19, justru abai.

Kondisi tersebut akan terus menjadi sasaran Tim COVID-19 Kota Malang, melalui operasi gabungan (Opsgab) yang melibatkan Pemkot Malang, Polresta Malang Kota, Kodim 0833 Kota Malang.

"Di tengah masyarakat muncul persepsi masa transisi sudah normal baru, bahkan dipahami normal seperti tidak ada COVID-19. Ini yang akan terus ditekan dan diluruskan," imbuh Sutiaji.
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hadiri IDC, Ridwan Kamil...
Hadiri IDC, Ridwan Kamil Sebut Pandemi Covid-19 Percepat Disrupsi Digital
Jus Pala, Inovasi Bisnis...
Jus Pala, Inovasi Bisnis UMKM saat Pandemi Covid-19 yang Kini Kian Berkembang
Awas! Ada Peningkatan...
Awas! Ada Peningkatan Kasus Aktif Covid-19 di Gunungkidul
Vaksin Covid-19 Penguat...
Vaksin Covid-19 Penguat di Kepri Tinggal Tersisa 10 Ribu Dosis
Di Hadapan Ribuan Babinsa,...
Di Hadapan Ribuan Babinsa, Menhan Prabowo Puji Cara Presiden Jokowi Tangani Pandemi Covid-19
Nihil Kasus Aktif Covid-19,...
Nihil Kasus Aktif Covid-19, Kepri Belum Berstatus Endemi
Covid-19 di Asia Naik,...
Covid-19 di Asia Naik, Mantan Komandan Satgas RS Wisma Atlet Imbau Masyarakat Waspada
Alumni Relawan RSDC...
Alumni Relawan RSDC Wisma Atlet Hadiri Reuni dan Halalbihalal di Markas Marinir
Mitigasi Inklusif Kolaboratif...
Mitigasi Inklusif Kolaboratif Organisasi Jadi Model Ideal Hadapi Bencana Non Alam Pandemi
Rekomendasi
Berawal dari Mesin Arcade,...
Berawal dari Mesin Arcade, Talenta Muda Indonesia Juara Turnamen Dance Game Asia Pasifik
PB LEMKARI Gelar Kongres...
PB LEMKARI Gelar Kongres Luar Biasa 2026, Sempurnakan Nama dan Logo Organisasi
Brasil vs Maroko: Misi...
Brasil vs Maroko: Misi Selecao Akhiri Dahaga Gelar Dimulai
Berita Terkini
Satgas Yonarhanud 1...
Satgas Yonarhanud 1 Kostrad Gagalkan Penyelundupan Sabu 21 Kg di Perbatasan RI-Malaysia
Aktivis Muda Nasional:...
Aktivis Muda Nasional: Persatuan Bangsa Penting di Tengah Tantangan Global
Gempa Magnitudo 5,1...
Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Bitung Sulawesi Utara, Dirasakan di Manado dan Ternate
Judi Berkedok Game Center...
Judi Berkedok Game Center Digerebek, 69 Orang Ditangkap
Kemendagri Percepat...
Kemendagri Percepat Penegasan Batas Desa di Tiga Kabupaten di Sultra
Muscab PPP se-Papua...
Muscab PPP se-Papua Tengah, Mardiono Dorong Kolaborasi dengan Pemda untuk Sejahterakan Rakyat
Infografis
Gejala HMPV pada Anak,...
Gejala HMPV pada Anak, Penyakit yang Mewabah di China
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved