Wapres Ma'ruf Amin dan Ridwan Kamil Resmikan Monumen Pahlawan COVID-19

Sabtu, 04 Desember 2021 - 13:46 WIB
loading...
Wapres Maruf Amin dan...
Wapres Maruf Amin didampingi Gubernur Jabar, Ridwan Kamil meresmikan Monumen Pahlawan COVID-19 di Kota Bandung, Sabtu (14/12/2021). Foto/Istimewa
A A A
BANDUNG - Wakil Presiden (Wapres), Ma'ruf Amin didampingi Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil meresmikan monumen Pahlawan Pandemi COVID-19 di Jalan Japati, Kota Bandung, Sabtu (4/12/2021).

"Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, Monumen Pahlawan COVID-19 Jawa Barat saya resmikan. Semoga Allah SWT memberikan inayah-nya dan meridai setiap ikhtiar yang kita lakukan," tutur Ma'ruf. Baca juga: Wapres Ma'ruf Amin Sambut Baik Revolusi Akhlak Habib Rizieq

Dalam kesempatan itu, Ma'ruf mengatakan, Monumen Pahlawan COVID-19 adalah pengingat bahwa bangsa Indonesia pernah melewati ujian besar. Pemerintah dan masyarakat Indonesia menghadapi ujian itu dengan saling percaya.

Karena itu, pemerintah menyampaikan terima kasih yang tulus dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas pengorbanan, kerja keras, dan kolaborasi semua pihak dalam menghadapi pandemi COVID-19, terutama para pejuang di garda depan yang rela lelah dan berpeluh demi keselamatan bangsa.

"Saya menyampaikan duka cita yang mendalam atas berpulangnya para syuhada di seluruh Indonesia yang gugur karena COVID-19, semoga amal baiknya diterima di sisi Allah Subhanahu Wata’ala, Tuhan yang Maha Esa. Hari ini kita berkumpul di sini untuk mengenang dan menghormati mereka," tutur Ma'ruf.

Lebih lanjut Ma'ruf mengatakan, berkat jasa para pahlawan yang berada di garis depan, seperti tenaga kesehatan, ASN, dan lain-lain, Indoneisa kini masuk ke dalam negara yang dianggap berhasil mengatasi bahaya COVID-19. Hanya saja, Ma'ruf tetap mengingatkan bahwa pandemi belum berakhir.

"Pandemi belum berakhir, varian baru bermunculan. Kita harus bangkit dan ikhtiar agar segera pulih. Oleh karena itu, sistem kesehatan harus kita perkuat, cakupan dan sebaran vaksinasi harus diakselerasi, disiplin prokes harus terus kita laksanakan, dan teruslah kreatif serta adaptif dalam mencari solusi di tengah berbagai tantangan dan keterbatasan," katanya.

Sementara itu, Kang Emil mengatakan bahwa Monumen Pahlawan COVID-19 merupakan bentuk penghormatan kepada para pahlawan yang gugur akibat COVID-19, termasuk di dalamnya dokter, tenaga kesehatan, dan relawan, baik dari masyarakat umum maupun ASN.

Dalam perjalanannya, kata Kang Emil, Jabar kehilangan sekitar 200-an putra-putri terbaik yang berjuang tanpa lelah menyelamatkan nyawa orang-orang yang terpapar COVID-19. Selain itu, Jabar juga kehilangan 14.000-an masyarakat yang berpulang karena COVID-19. Baca juga: Pemerintah Percepat Penanggulangan Kemiskinan Ekstrem di 7 Provinsi

Atas dasar itu, Monumen Pahlawan COVID-19 didedikasikan sebagai bentuk penghormatan kepada mereka yang gugur. Para pahlawan COVID-19 ini rela berkorban, agar generasi yang masih hidup saat ini memiliki masa depan.

"Mereka berpulang agar kita tetap bisa menang, mereka luruh agar kita tetap bisa tumbuh, mereka gugur agar kita tetap bisa bertutur, mereka berkorban agar kita tetap punya masa depan," kata Kang Emil.

Kang Emil pun berterima kasih kepada Wapres Ma'ruf Amin yang telah meresmikan Monumen Pahlawan COVID-19 mewakili Presiden RI, Joko Widodo.

"Jika bapak wapres lihat, bentuk monumennya itu gerbang bukan tugu tunggal. Artinya, dari sini sampai ke titik gerbang, suasananya adalah haru, sedih, dan rasa mengingat penuh dengan memori-memori yang agak sedih. Tapi, setelah lewat titik gerbang, kita akan melihat semangat tumbuh, semangat tangguh, bahwa Indonesia bisa menata masa depan melewati pandemi ini," terang Kang Emil.

Kang Emil juga mengungkapkan bahwa pandemi merusak seluruh dimensi kehidupan. Hampir dua tahun pandemi terjadi, ada sekira 14.000 warga meninggal dunia. Lalu, Indonesia kehilangan sekitar 2.000 dokter, tenaga kesehatan, dan relawan.

"Namun di sisi lain, pandemi ini memberikan banyak hikmah kepada kita. Pandemi mendorong kita selalu aktif bergerak, mengambil keputusan tanpa selalu menunggu. Pandemi mengajarkan agar kita selalu terbuka dengan data-data tanpa menipu, mengambil keputusan berdasarkan ilmu, melahirkan inovasi-inovasi sebagai solusi baru dan pandemi mengingatkan kita agar selalu bersemangat dan bersatu," tutur Kang Emil.

Selepas meresmikan, mereka berdua menemui keluarga korban yang gugur, di antaranya, Salsa, anak dari Dede Rohayati yang sebelumnya meninggal dunia bertugas sebagai bidan di RSUD Al-Ihsan. Lalu, mereka bertemu dengan anak dari Ketua Tim Penguji Vaksin, dr. Novilia Syafri Bahtiar.

Keluarga pahlawan COVID-19 itu mencurahkan kesedihannya setelah ditinggal orang terkasih dan terdekat. Suasana haru semakin terasa karena peresmian Monumen Pahlawan COVID-19 Jabar berlangsung di bawah rintik hujan.

Bahkan, mata Ma'ruf dan Kang Emil pun berkaca-kaca selama mendengarkan isi hati keluarga pahlawan COVID-19. Ma'ruf dan Kang Emil pun mencoba menenangkan dengan mendoakan keluarga mereka yang gugur.

Dalam momen itu pun, Founder Yayasan Indonesia Pasti Bisa Deddy Corbuzier memberikan 150 beasiswa kepada anak-anak para pahlawan COVID-19 yang gugur

Turut hadir dalam peresmian tersebut, Wakil Gubernur Jabar, Uu Ruzhanul Ulum; Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jabar, Setiawan Wangsaatmaja; Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda), serta wali kota dan bupati di Jabar.
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
KPK Belum Panggil Ridwan...
KPK Belum Panggil Ridwan Kamil di Kasus BJB, Setyo Budiyanto: Sedang Dikaji
Kisah Cinta Atalia Praratya...
Kisah Cinta Atalia Praratya - Ridwan Kamil selama 29 Tahun Bakal Berakhir di Januari 2026?
Isu Perempuan Lain Jadi...
Isu Perempuan Lain Jadi Pemicu Gugatan Cerai ke Ridwan Kamil, Ini Respons Atalia
Atalia Praratya Datang...
Atalia Praratya Datang saat Sidang Cerai dengan Ridwan Kamil: Doain Saja Ya!
Soal Evaluasi Program...
Soal Evaluasi Program MBG, Begini Tanggapan Wakil Ketua DPRD Jabar
KPK Belum Panggil Ridwan...
KPK Belum Panggil Ridwan Kamil usai 200 Hari Penggeledahan Rumahnya
Ayu Aulia Minta Maaf...
Ayu Aulia Minta Maaf ke Ridwan Kamil dan Roby Kurniawan, Akui Unggahan soal Kehamilan Hanya Halusinasi
Ramadan Pertama Tanpa...
Ramadan Pertama Tanpa Ridwan Kamil, Atalia Praratya Pilih Fokus Ibadah
Camillia Zara Kembali...
Camillia Zara Kembali ke Media Sosial, Gaya Rambut Pendeknya Curi Perhatian
Rekomendasi
Biaya Pernikahan Jennifer...
Biaya Pernikahan Jennifer Coppen dan Justin Hubner Tembus Rp6 Miliar
Analis Israel: Netanyahu...
Analis Israel: Netanyahu Pembohong yang Dipermalukan Trump dalam Kesepakatan AS-Iran
Penunjukan Luke Thomas...
Penunjukan Luke Thomas Dinilai Mencerminkan Meritokrasi di DSI
Berita Terkini
Eksekusi Hotel Sultan...
Eksekusi Hotel Sultan Ricuh, 69 Orang Diamankan Polisi
Pemerintah Bakal Data...
Pemerintah Bakal Data Barang-Karyawan Hotel Sultan, Wamensesneg: Tak Ada yang Dikorbankan
Yayasan Bangun Ekosistem...
Yayasan Bangun Ekosistem Bahari Resmi Tercatat di Kementerian Hukum
Eksekusi Hotel Sultan...
Eksekusi Hotel Sultan Ricuh, Simpatisan Lempari Polisi dan TNI dengan Batu
Eksekusi Hotel Sultan,...
Eksekusi Hotel Sultan, Wamensesneg: Kita Harus Tarik Aset yang Dikuasai Pihak Lain
Akses Masuk Kawasan...
Akses Masuk Kawasan GBK Dibatasi Jelang Eksekusi Hotel Sultan
Infografis
Spesifikasi dan Daya...
Spesifikasi dan Daya Tempur Kapal Induk Pertama Indonesia Giuseppe Garibaldi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved