Migrasi Dari Australia, Hiu Tutul Muncul di Perairan Pasuruan
Minggu, 07 Juni 2020 - 21:33 WIB
loading...
A
A
A
(Baca juga: Belum Ada Penundaan Piala Dunia U-20, Renovasi GBT Tetap Dikebut )
Satwa langka yang dilindungi ini, berkeliaran di laut Jawa, untuk mencari makanan berupa ikan kecil dan plankton yang sangat banyak hidup di perairan hangat. Ikan-ikan raksasa itu, biasanya akan kembali ke perairan Australia pada bulan Agustus-Desember.
(Baca juga: Parikan Khas Surabaya Hangatkan Penyaluran BST di Kantor Pos )
Laswanto mengaku, telah menyampaikan imbauan kepada para nelayan dan masyarakat, untuk tidak menangkap hiu tutul ini, karena merupakan satwa langka yang dilindungi.
Bahkan dia juga rutin melaklukan patroli keamanan laut, untuk mengantisipasi adanya aksi perburuan liar terhadap ikan-ikan dilindungi tersebut oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab.
Satwa langka yang dilindungi ini, berkeliaran di laut Jawa, untuk mencari makanan berupa ikan kecil dan plankton yang sangat banyak hidup di perairan hangat. Ikan-ikan raksasa itu, biasanya akan kembali ke perairan Australia pada bulan Agustus-Desember.
(Baca juga: Parikan Khas Surabaya Hangatkan Penyaluran BST di Kantor Pos )
Laswanto mengaku, telah menyampaikan imbauan kepada para nelayan dan masyarakat, untuk tidak menangkap hiu tutul ini, karena merupakan satwa langka yang dilindungi.
Bahkan dia juga rutin melaklukan patroli keamanan laut, untuk mengantisipasi adanya aksi perburuan liar terhadap ikan-ikan dilindungi tersebut oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab.
(eyt)
Lihat Juga :