Kisah Inspiratif UMKM Difabel Tetap Produktif dengan Teknologi Digital
Sabtu, 04 Desember 2021 - 06:00 WIB
loading...
A
A
A
“Di awal berjualan, penjualan kami hanya berkisar 10-20% dari sebelum kami bergabung dengan Tokopedia. Setelah memanfaatkan Tokopedia, The Able Art bisa mengirimkan rata-rata 100 pesanan dalam sebulan ke berbagai wilayah di Indonesia, termasuk Papua,” kata Tommy.
Kisah lainnya datang dari pemilik warung kelontong Toko Lariz sekaligus tunadaksa asal Semarang, Suhartini. Wanita ini bergabung ke ekosistem Mitra Tokopedia pada 2019. Hal ini memungkinkan Suhartini menstok produk sembako hanya melalui aplikasi, tanpa harus keluar rumah.
Aplikasi digital juga membuat Suhartini bisa menambah varian produk digital di tokonya, seperti pulsa, paket data, token listrik dan PDAM, sehingga pendapatannya pun meningkat.
“Sejak bergabung di Mitra Tokopedia, warung saya semakin laris. Isi ulang stok warung juga sangat mudah karena saya tidak harus keluar rumah. Dengan berjualan produk digital, omzet saya naik 2x lipat,” ungkap Suhartini.
Warungnya bahkan kini menjadi sumber utama pendapatan keluarganya. “Keterbatasan fisik bukan penghalang bagi saya. Dengan adanya teknologi, semua hal dimungkinkan. Saya ingin terus membuktikan bahwa tunadaksa bermodal minim juga bisa menciptakan peluang,” pungkasnya.
Kisah lainnya datang dari pemilik warung kelontong Toko Lariz sekaligus tunadaksa asal Semarang, Suhartini. Wanita ini bergabung ke ekosistem Mitra Tokopedia pada 2019. Hal ini memungkinkan Suhartini menstok produk sembako hanya melalui aplikasi, tanpa harus keluar rumah.
Aplikasi digital juga membuat Suhartini bisa menambah varian produk digital di tokonya, seperti pulsa, paket data, token listrik dan PDAM, sehingga pendapatannya pun meningkat.
“Sejak bergabung di Mitra Tokopedia, warung saya semakin laris. Isi ulang stok warung juga sangat mudah karena saya tidak harus keluar rumah. Dengan berjualan produk digital, omzet saya naik 2x lipat,” ungkap Suhartini.
Warungnya bahkan kini menjadi sumber utama pendapatan keluarganya. “Keterbatasan fisik bukan penghalang bagi saya. Dengan adanya teknologi, semua hal dimungkinkan. Saya ingin terus membuktikan bahwa tunadaksa bermodal minim juga bisa menciptakan peluang,” pungkasnya.
(msd)
Lihat Juga :