Polda Usut Dugaan Korupsi Pengadaan Kontainer Covid-19 di Makassar
Kamis, 02 Desember 2021 - 19:14 WIB
loading...
A
A
A
Fadli menyampaikan, agar memberi waktu polisi bekerja menganalisa keterangan dan mengumpulkan barang bukti yang erat kaitannya dengan dugaan kasus korupsi tersebut.
"Nanti kalau diekspose, buyar kita punya lidik. Kami baru mulai melangkah ini, baru mau kerja. Jadi biarin (penyelidikan) berproses dulu," tutur Perwira Polri satu bunga ini.
Baca juga:Densus 88 Tangkap Dua Terduga Teroris di Luwu Timur
Rencana pengadaan 153 kontainer yang akan digunakan sebagai posko komando penanganan Covid-19 Makassar Recover dengan memakai APBD 2021. Nilai pagu anggaran Rp100 juta per kontainernya.
Belakangan, realisasi program Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto itu mandek. Padahal targetnya bakal tuntas Oktober 2021. Data Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) kota Makassar, baru 38 kelurahan yang mengajukan pengadaan kontainer. Itu tercatat pada akhir Oktober.
"Nanti kalau diekspose, buyar kita punya lidik. Kami baru mulai melangkah ini, baru mau kerja. Jadi biarin (penyelidikan) berproses dulu," tutur Perwira Polri satu bunga ini.
Baca juga:Densus 88 Tangkap Dua Terduga Teroris di Luwu Timur
Rencana pengadaan 153 kontainer yang akan digunakan sebagai posko komando penanganan Covid-19 Makassar Recover dengan memakai APBD 2021. Nilai pagu anggaran Rp100 juta per kontainernya.
Belakangan, realisasi program Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto itu mandek. Padahal targetnya bakal tuntas Oktober 2021. Data Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) kota Makassar, baru 38 kelurahan yang mengajukan pengadaan kontainer. Itu tercatat pada akhir Oktober.
(luq)
Lihat Juga :