SD Negeri Moso, Cerita Indahnya Pendidikan di Perbatasan Papua

Kamis, 02 Desember 2021 - 06:19 WIB
loading...
A A A
Bahkan, siswa SD Negeri Moso, tak hanya datang dari Indonesia saja. Sebagian juga anak-anak Papua Nugini, yang ingin mendapatkan pendidikan lebih baik. Di antara mereka, juga sudah banyak yang bernaturalisasi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI).

Jumlah siswa di SD Negeri Moso, totalnya kurang dari 100 siswa. Kelas 1-6 terdapat siswa dari Papua Nugini, dan naturalisasi. Bahasa yang digunakan anak-anak dari Papua Nugini, adalah Bahasa Inggris Fiji.

Kepala SD Negeri Mosso, Stevanus Mandowen mengaku, jika SD Negeri Mosso yang dibangun sejak 2008 silam, telah banyak menerima siswa dari Papua Nugini. Namun akibat dokumennya tidak lengkap, maka hanya datang dan pergi tidak menetap bersekolah.

Baca juga: Nginap di Hotel Bersama Seorang Wanita, Pria Surabaya Ditemukan Tewas

"Jadi dari data siswa hingga tahun 2021, ada 56 siswa. Sebanyak 26 siswa di antaranya statusnya belum tetap, karena mereka tidak ada dokumennya, baik Kartu Keluarga (KK) maupun akta kelahiran. Mereka adalah warga Papua Nugini. Sementara sisanya sudah memiliki dokumen dan resmi masuk di Dapodik dan menjadi WNI," kata Stevanus.

SD Negeri Mosso, menurut Stevanus memang dibentuk untuk menjawab kepentingan pendidikan anak-anak perbatasan. Sudah delapan angkatan yang berhasil lulus, dan saat ini beberapa mengenyam pendidikan tinggi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pilot Pesawat AMA PK-RCY...
Pilot Pesawat AMA PK-RCY yang Dibakar di Bandara Ipdeheik Papua Tewas
Breaking News! Pesawat...
Breaking News! Pesawat Dibakar OTK di Bandara Ipdeheik Yahukimo Papua
Pemerintah Perkuat Kopdes...
Pemerintah Perkuat Kopdes Merah Putih untuk Bangun Papua
China Bakal Bangun Pusat...
China Bakal Bangun Pusat Padi dan Sekolah Vokasi di Papua
Gempa Magnitudo 5,4...
Gempa Magnitudo 5,4 Guncang Sarmi Papua
Update Ledakan Bom Sisa...
Update Ledakan Bom Sisa Perang Dunia II di Biak Numfor Papua: 19 Orang Terluka, 55 Mengungsi
Sekolah untuk Robot...
Sekolah untuk Robot Humanoid Resmi Dibuka, Ini Pelajarannya
Musim Liburan Sekolah,...
Musim Liburan Sekolah, 418.000 Pemudik Nikmati Diskon Penyeberangan ASDP
Sekolah Garda Terdepan...
Sekolah Garda Terdepan Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Belajar
Rekomendasi
Transformasi BUMN Jalan...
Transformasi BUMN Jalan Terus lewat Peleburan 240 Perusahaan, Apa Manfaatnya?
Tingginya Kasus Kanker...
Tingginya Kasus Kanker Paru: Tantangan Skrining, Diagnosis, hingga Akses Terapi
Modifikator Indonesia...
Modifikator Indonesia Ini Dapat Penghargaan Tertinggi IMI, Ini Sosoknya!
Berita Terkini
BNN dan Bea Cukai Gagalkan...
BNN dan Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 3,37 Ton Kuncup Bunga Kanabis Asal Thailand
Pemprov Jatim Dukung...
Pemprov Jatim Dukung BYD Tech-Culture Fest 2026
Gen Z Berekspresi, 510...
Gen Z Berekspresi, 510 STUDIOS Bawa Tren Self-Photo ke Lampung Selatan
Penampakan Lamborghini...
Penampakan Lamborghini hingga Aset Mewah Tersangka Aseng yang Disita Kejagung
Pesawat AMA Dibakar...
Pesawat AMA Dibakar di Yahukimo, Kemenko Polkam Dorong Tindakan Tegas
HKTI Papua Dukung Agenda...
HKTI Papua Dukung Agenda Ketahanan Pangan Nasional dari Biak
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved