Korban Helikopter Jatuh Kapten Cpn Fredy Vebryanto Dimakamkan di Sleman
Minggu, 07 Juni 2020 - 13:42 WIB
loading...
Prosesi pemakaman Kapten Cpn Fredy Vebryanto Nugroho dimakamkan di Babadan Baru, Condongcatur, Depok, Sleman, Minggu (7/6/2020). Foto/Dok Penrem 072 Pamungkas
A
A
A
SLEMAN - Kapten Cpn Fredy Vebryanto Nugroho, salah satu korban tewas dalam kecelakaan Helikopter MI-17 yang jatuh di Kawasan Industri Kendal (KIK), Kaliwunggu, Kendal , dimakamkan di Sleman, Minggu (7/6/2020) siang. Putra pasangan Suharto-Sri Surachmi itu dimakamkan tak jauh dari kediaman orang tuanya di Jalan Kaliurang, Babadan Baru, Condongcatur, Depok, Sleman.
Bertindak sebagai inspektur upacara pemakaman yakni Komandan Pusat Penerbangan Angkatan Darat (Danpuspenerbad) Mayjen TNI Teguh Pujo Rumekso, MTr (Han).
Fredy meninggalkan satu istri, Atika Prihantini dan dua anak, Shakilla Amethyassa Kayana Nugroho usia 6 tahun dan Shaakel Aulia Khalif Nugroho yang masih berusia 3 tahun. (Baca juga: Bangkai Helikopter Jatuh Dipotong-Potong, Dievakuasi dengan Lima Truk )
Kapten Cpn Fredy Vebryanto Nugroho lahir di Yogyakarta, 12 Januari 1984 adalah Sarjana Pendidikan Keolahragaan (SPd Kor) UNY 2010. Dia kemudian bergabung Penerbad dengan menjalani kursus penerbang dasar (Suscarcab) pada 2010. Jabatan terakhirnya Perwira Siswa Keselamatan Terbang dan Kerja (Pasislambangja) di kesatuan Skadron 31/Serbu.
Kepala Penerangan Korem (Kapenrem) 072 Pamungkas Yogyakarta, Mayor Arh Mespan Haryadi mengatakan, almarhum dikenal ahli menerbangkan pesawat-pesawat milik TNI AD. Hal ini tak terlepas dari pendidikan militer yang dijalani warga yang tinggal di Perum Permata Ngijo, Gunungpati, Kota Semarang itu, seperti pernah belajar tentang Heli Bell-205 A-1 saat menjalani kursus penerbang (Susbang) II tahun 2012 yang diikutinya setahun setelah menjadi pendidikan militer perdananya pada kursus penerbang dasar (Susbangsar).
Bertindak sebagai inspektur upacara pemakaman yakni Komandan Pusat Penerbangan Angkatan Darat (Danpuspenerbad) Mayjen TNI Teguh Pujo Rumekso, MTr (Han).
Fredy meninggalkan satu istri, Atika Prihantini dan dua anak, Shakilla Amethyassa Kayana Nugroho usia 6 tahun dan Shaakel Aulia Khalif Nugroho yang masih berusia 3 tahun. (Baca juga: Bangkai Helikopter Jatuh Dipotong-Potong, Dievakuasi dengan Lima Truk )
Kapten Cpn Fredy Vebryanto Nugroho lahir di Yogyakarta, 12 Januari 1984 adalah Sarjana Pendidikan Keolahragaan (SPd Kor) UNY 2010. Dia kemudian bergabung Penerbad dengan menjalani kursus penerbang dasar (Suscarcab) pada 2010. Jabatan terakhirnya Perwira Siswa Keselamatan Terbang dan Kerja (Pasislambangja) di kesatuan Skadron 31/Serbu.
Kepala Penerangan Korem (Kapenrem) 072 Pamungkas Yogyakarta, Mayor Arh Mespan Haryadi mengatakan, almarhum dikenal ahli menerbangkan pesawat-pesawat milik TNI AD. Hal ini tak terlepas dari pendidikan militer yang dijalani warga yang tinggal di Perum Permata Ngijo, Gunungpati, Kota Semarang itu, seperti pernah belajar tentang Heli Bell-205 A-1 saat menjalani kursus penerbang (Susbang) II tahun 2012 yang diikutinya setahun setelah menjadi pendidikan militer perdananya pada kursus penerbang dasar (Susbangsar).
Lihat Juga :