Pedagang Datangi Kantor Bupati Maros Tuntut Kejelasan Relokasi Pasar

Senin, 29 November 2021 - 17:27 WIB
loading...
Pedagang Datangi Kantor...
Para pedagang pasar tradisional di Maros mendatangi kantor Bupati Maros menuntut kejelasan relokasi pasar. Foto: Sindonews/Najmi Limonu
A A A
MAROS - Puluhan pedagang Pasar Turikale bersama dengan Lembaga Hukum Salewangan, mendatangi kantor Bupati Maros untuk meminta kepastian terkait relokasi.

Kedatangan para pedagang ini diterima langsung oleh Wakil Bupati Maros, Suhartina Bohari, di Ruang Rapat Wakil Bupati, Senin, (29/11/2021).

Baca Juga: Kepala BNN Hadiri Pemilihan Duta Anti Narkoba di Maros

Kuasa Hukum Direktur Lembaga Hukum Salewangan, Alfian Palaguna, mengatakan, kedatangan mereka kali ini menuntut tiga hal ke pemerintah daerah terkait relokasi.

"Kita menuntut agar kiranya, Bupati Maros bersedia mengembalikan pedagang pasar ke lapak dan kios masing-masing. Hal ini berdasarkan data yang sudah diverifikasi bersama. Relokasi dilaksanakan di Pasar Tramo Maros, kami juga meminta agar dibangun semi permanen untuk pedagang, dan pengembalian kios atau lapak tidak dipungut biaya," jelasnya.

Dia mengatakan, berdasarkan hasil rapat ada 3 opsi terkait relokasi pasar yang disarankan oleh Pemda Maros, yakni Pasar Data, Pasar Tramo, dan Terminal Lama. Sementara itu, para pedagang sepakat untuk direlokasikan ke Pasar Tramo.

"Para pedagang menolak untuk direlokasikan ke Pasar Data , karena ada beberapa pertimbangan seperti kondisi cuaca kemudian tempat yang tidak memungkinkan. Karena menurut mereka (pedagang) daerah Data adalah tempat yang rawan banjir," imbuhnya.

Alfian menjelaskan, berdasarkan data yang berhasil mereka himpun, sedikitnya ada sekitar 200 pedagang. "Nantinya kami akan seleksi data yang kami peroleh dan bandingkan dengan data yang dipegang pemerintah daerah," ucapnya.

Wakil Bupati Maros, Suhartina Bohari, mengatakan, Pemerintah Daerah bersama dengan pedagang yang ada di pasar Turikale sepakat untuk direlokasikan ke Pasar Tramo.

Baca Juga: Pergaulan Bebas Dinilai Picu Pernikahan Dini di Kabupaten Maros

"Sekarang kan semua pasar yang ada di Maros semua dalam proses pembenahan, termasuk pasar Turikale yang dulunya adalah Pasar Sentral dan memang dari dulu kami berencana untuk memperbaruinya," terangnya.



Saat ini kata Suhartina, data yang dimiliki Pemda Maros ada sekitar 80 pedagang. "Dari LBH juga ada data baru mereka belum memperlihatkan kami, mungkin sebentar akan diperlihatkan, dan kami akan cocokkan" katanya.

Selain itu, ia menilai sudah seharusnya Pasar Turikale dibenahi. Pasalnya, sejak ditinggalkan beberapa tahun lalu, pasar tersebut memiliki kesan kumuh dan menjadi pemandangan tidak elok.

Terkait target pembenahan Pasar Turikale , Pemkab Maros menargetkan akan rampung di akhir 2022.

"Sekarang hingga akhir tahun ini kita rencanakan pemerataan dan penimbunan, untuk pembangunannya sekitar bulan maret tahun depan, mudah mudahan sesuai target akhir 2022 bisa dihuni kembali," ucapnya.
(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pasar Cipulir Banjir,...
Pasar Cipulir Banjir, Pedagang Sedih Omzet Turun Drastis
Pramono Diminta Pertimbangkan...
Pramono Diminta Pertimbangkan Nasib Pedagang Sebelum Terapkan Perda KTR
Pramono Anung Minta...
Pramono Anung Minta Renovasi Pasar Induk Kramat Jati Pascakebakaran Dipercepat
Inkoppas Dukung Pemerintah...
Inkoppas Dukung Pemerintah Jaga Stabilitas Harga Bahan Pokok Jelang Nataru 2026
Revitalisasi Pasar Senen...
Revitalisasi Pasar Senen Mangkrak, Pedagang Mengeluh
IKAPPI Jakarta Berharap...
IKAPPI Jakarta Berharap Kestabilan Harga Pangan Terus Dijaga
Kebakaran Pasar Induk...
Kebakaran Pasar Induk Kramat Jati Rugikan Rp35 Miliar, Ikappi Sebut Ada Ledakan
Optimalisasi Pasar Rakyat...
Optimalisasi Pasar Rakyat agar Pangan Murah Menyentuh Ujung Daerah
Beras Oplosan Marak...
Beras Oplosan Marak Beredar, Asosiasi: Pedagang Pasar Kerap Disalahkan
Rekomendasi
Perkuat Layanan Digital...
Perkuat Layanan Digital melalui Care+, LGI Hadirkan Fitur Wellness
Insentif Motor Listrik...
Insentif Motor Listrik Ditunda Satu Bulan, Menko Airlangga: Masih Dikaji
Dari Sopir Bus Mendadak...
Dari Sopir Bus Mendadak Jadi Pemimpin Negara? Ini Serunya Microdrama Love In A Fallen Nation di V+Short
Berita Terkini
Sambut 5 Abad Jakarta,...
Sambut 5 Abad Jakarta, Cibis Park Satukan Jazz Modern dan Betawi dalam Panggung Budaya Urban
Panji Bangsa Tegaskan...
Panji Bangsa Tegaskan Politik Kemanusiaan, Rayakan Harlah dengan Santuni Ratusan Yatim
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Mangrove di Kawasan Pesisir Jakarta Terus Diperkuat
Anggota Polri dan TNI...
Anggota Polri dan TNI Gugur saat Selamatkan Anak Tenggelam di Pantai Maluku Tenggara
7 Tahun Warga Mengungsi,...
7 Tahun Warga Mengungsi, Leri Gwijangge Desak Pemerintah Akhiri Krisis Kemanusiaan di Nduga
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Bersama Ewindo Perkuat Pengembangan Pertanian Perkotaan
Infografis
Gubernur DKI Dorong...
Gubernur DKI Dorong Pasar di Jakarta Lakukan Digitalisasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved