Pandemi COVID-19, Desa Lembang Mampu Pertahankan Zero Kasus
Sabtu, 06 Juni 2020 - 22:17 WIB
loading...
Kepala Desa Lembang dan Relawan Desa Lawan COVID-19 saat menerima sumbangan APD dari donatur. SINDOnews/Adi Haryanto
A
A
A
BANDUNG BARAT - Klaster Lembang dikenal menjadi salah satu kemunculan persebaran virus Corona atau COVID-19 di Jawa Barat. Namun, selama tiga bulan pandemi COVID-19, warga di Desa Lembang, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), tidak ada satupun yang terpapar virus Corona.
Kepala Desa Lembang, Yono Maryono mengatakan, lebih dari 3.000 kepala keluarga (KK) yang ada di wilayahnya sampai sekarang tidak ada yang terpapar COVID-19. Padahal diakuinya diawal kemunculan COVID-19 apalagi sumbernya dari klaster Lembang, sempat membuat warganya ketar-ketir.
Untuk itu diambil langkah antisipasi dengan membentuk Relawan Desa Lawan COVID-19 (RDLC) yang terdiri dari berbagai elemen.(Baca juga; Update Corona Jabar: Positif 2.376 Kasus, Pasien Sembuh Tercatat 779 Orang )
"Adanya RDLC Desa Lembang ini membuat kami setiap harinya terus bergerak memberikan edukasi, imbauan, dan melakukan penyemprotan lingkungan warga dengan disinfektan. Alhamdulilah hingga kini semua warga kami termasuk anak-anak dan balita tidak ada yang terpapar wabah ini," ucapnya kepada SINDOnews, Sabtu (6/6/2020).
Yono menyebutkan, hingga saat ini sebanyak 16 RW di Desa Lembang telah disemprot disinfektan sebanyak tiga kali balikan. Penyemprotan terus dilakukan secara mobile setiap hari oleh para relawan yang hanya libur di hari Jumat. Selebihnya relawan yang berjumlah lebih dari 50 orang itu terus melakukan penyemprotan bahkan hingga ke desa tetangga. Mereka bergerak secara ikhlas tanpa dibayar dengan fasilitas bantuan dari para donatur seperti APD, masker, sarung tangan, disinfektan, dll.
Kepala Desa Lembang, Yono Maryono mengatakan, lebih dari 3.000 kepala keluarga (KK) yang ada di wilayahnya sampai sekarang tidak ada yang terpapar COVID-19. Padahal diakuinya diawal kemunculan COVID-19 apalagi sumbernya dari klaster Lembang, sempat membuat warganya ketar-ketir.
Untuk itu diambil langkah antisipasi dengan membentuk Relawan Desa Lawan COVID-19 (RDLC) yang terdiri dari berbagai elemen.(Baca juga; Update Corona Jabar: Positif 2.376 Kasus, Pasien Sembuh Tercatat 779 Orang )
"Adanya RDLC Desa Lembang ini membuat kami setiap harinya terus bergerak memberikan edukasi, imbauan, dan melakukan penyemprotan lingkungan warga dengan disinfektan. Alhamdulilah hingga kini semua warga kami termasuk anak-anak dan balita tidak ada yang terpapar wabah ini," ucapnya kepada SINDOnews, Sabtu (6/6/2020).
Yono menyebutkan, hingga saat ini sebanyak 16 RW di Desa Lembang telah disemprot disinfektan sebanyak tiga kali balikan. Penyemprotan terus dilakukan secara mobile setiap hari oleh para relawan yang hanya libur di hari Jumat. Selebihnya relawan yang berjumlah lebih dari 50 orang itu terus melakukan penyemprotan bahkan hingga ke desa tetangga. Mereka bergerak secara ikhlas tanpa dibayar dengan fasilitas bantuan dari para donatur seperti APD, masker, sarung tangan, disinfektan, dll.
Lihat Juga :