Dewan Soroti Data ASN yang Masuk Daftar Penerima Bansos

Kamis, 25 November 2021 - 23:59 WIB
loading...
Dewan Soroti Data ASN...
DPRD Makassar menyoroti adanya data ASN yang masuk daftar penerima bansos dari pusat. Foto: Sindonews/dok
A A A
MAKASSAR - Dewan Perwkilan Rakyat Daerah (DPRD) Makassar, menyoroti adanya data ASN yang menjadi penerima manfaat bantuan sosial (bansos) dari pusat.

Hal ini mencuat setelah Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Dinas Sosial (Dinsos) Kota Makassar, kembali melakukan verifikasi penerima bantuan sosial pusat di 6 kecamatan.

Baca Juga: Tidak Tepat Sasaran, Dinsos Temukan Data ASN Penerima Bansos

Ketua Komisi D DPRD Kota Makassar Abdul Wahab Tahir meminta pemkot mengambil langkah tegas jika kemudian penerima tersebut terbukti merupakan ASN.

"Miris kita kalau begitu, kita minta Wali Kota Makassar ambil langkah tegas kalau memang itu benar ASN Makassar," ujarnya.

Wahab melanjutkan, hal ini perlu ditelisik lebih lanjut termasuk jika ada kemungkinan penerima adalah ASN golongan terendah, di mana kata dia, ada kecenderungan atau faktor ketidakcukupan.

"Jangan sampai ASN golongan terendah. Tapi kalau ASN itu tetap saja tidak berhak menerima bansos. Karena dalam pagu, gaji mereka sudah ada tunjangan. Gajinya ada item belanja, tunjangan. Saya berharap tidak terjadi di Makassar," katanya.

Terpisah Anggota Komisi A DPRD Kota Makassar Ray Suryadi Arsyad menyayangkan buruknya pendataan di lapangan.

"Yang kami lihat di lapangan itu memang banyak sekali kesemrawutan. Yang kemudian data 10 tahun dan 15 tahun masih tetap dipakai," ucapnya.

Padahal kata dia, dalam rentang itu banyak dinamika ekonomi yang terjadi dimana penerima yang sebelumya tidak mampu kini sudah tidak layak lagi menerima.

Baca Juga: Anggota DPRD Makassar Terima Aduan Soal Bantuan Tidak Merata

Hal ini berimplikasi pada sasaran bansos yang kemudian tidak tepat sasaran, banyak masyarakat yang semestinya layak menerima namun tidak mendapatkan bantuan.

Dia mengatakan, semestinya wali kota juga ikut berperan dalam memvalidasi data-data masyarakatnya agar program-program yang dicanangkan bisa tepat sasaran.



Selain itu temuan ASN atau TNI yang mendapatkan bantuan sosial dianggap mencederai perasaan masyarakat yang tidak mampu.

"Itu saya katakan dari awal banyak kemudian masyarakat yang kurang mampu tidak dapat. Jadi ini kemudian menjadi PR agar bisa diselesaikan bersama data ini," tukasnya.
(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bansos Bencana untuk...
Bansos Bencana untuk Sumatera Rp600 Miliar Siap Disalurkan, Kebutuhan Rp2 Triliun
Bansos Pakai DTSEN,...
Bansos Pakai DTSEN, Komisi IV Kota Bogor Minta Penyaluran Tepat Sasaran
Peduli Warga Prasejahtera,...
Peduli Warga Prasejahtera, Ocean Dental Bagikan Beras di Wilayah Operasional
Peruri Dukung Banyuwangi...
Peruri Dukung Banyuwangi Jadi Pelopor Digitalisasi Bansos di Kancah Nasional
11 Orang Ditetapkan...
11 Orang Ditetapkan Tersangka Pembakaran dan Penjarahan Gedung DPRD Makassar dan Sulsel
Deretan Bangkai Mobil...
Deretan Bangkai Mobil di Halaman Gedung DPRD Makassar setelah Diamuk Massa
Digitalisasi Bansos...
Digitalisasi Bansos Diperluas ke 42 Daerah Mulai Juni 2026, Begini Penjelasan Komdigi
Prabowo Instruksikan...
Prabowo Instruksikan Sinkronisasi Data Bansos, 88 Daerah Jadi Prioritas Pengentasan Kemiskinan
49 Pendamping PKH Diberhentikan...
49 Pendamping PKH Diberhentikan Akibat Pelanggaran Penyaluran Bansos
Rekomendasi
Nahdlatul Ulama: Pesantren...
Nahdlatul Ulama: Pesantren dan Kedaulatan Masyarakat Sipil
Acer Luncurkan Dua Kacamata...
Acer Luncurkan Dua Kacamata Pintar dengan Gambar Virtual 172 Inci
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Mager di Rp2,73 Juta per Gram, Berikut Rinciannya
Berita Terkini
KORPRI Lebak Tantang...
KORPRI Lebak Tantang 1.700 Pelari di Ajang RUNK5BITUNG 2026
Momen Siswa SRMP 17...
Momen Siswa SRMP 17 Tabanan Curhat ke Prabowo
Tembus 16,46 Juta Pengguna,...
Tembus 16,46 Juta Pengguna, LinkUMKM BRI Sukses Dorong Pelaku Usaha Naik Kelas
Ciangir Disiapkan Jadi...
Ciangir Disiapkan Jadi Penampungan Kompos, Pramono Yakin 9.000 Ton Sampah Jakarta Bisa Tertangani
Pramono Tegaskan 2.843...
Pramono Tegaskan 2.843 Lowongan Padat Karya Program Jangka Pendek
Prabowo Tinjau SRMP...
Prabowo Tinjau SRMP 17 Tabanan, Disambut Yel-yel hingga Tari Kecak dari Siswa
Infografis
Dzikry Lazuardi, Analis...
Dzikry Lazuardi, Analis Persija yang Dipercaya John Herdman Masuk Tim Pelatih Timnas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved