Video Anak Gajah Dipukul Pawang Viral, Netizen Nilai Tindakan Itu Kasar

Jum'at, 19 November 2021 - 10:14 WIB
Video Anak Gajah Dipukul Pawang Viral, Netizen Nilai Tindakan Itu Kasar
Viral di media sosial instagram, anak gajah di kawasan Tangkahan, Kabupaten Langkat dipukul oleh pawangnya. Para netizen menilai tindakan pawang tersebut terlalu kasar. Foto SINDOnews
A A A
MEDAN - Viral di media sosial instagram, anak gajah di kawasan Tangkahan, Kabupaten Langkat dipukul oleh pawangnya. Para netizen menilai tindakan pawang tersebut terlalu kasar.

Sebagaimana berita video yang viral di akun instagram (@jakartaanimalidnetwork dengan jumlah lebih dari 50 ribu penonton, tampak seorang ibu pengunjung lokasi wisata Tangkahan memanggil anak gajah yang bernama Boni. Baca juga: Sempat Dirawat, Anak Gajah yang Belalainya Nyaris Putus Akibat Terjerat Akhirnya Mati

Ketika Boni hendak mendekati pengunjung tersebut, Mahot atau pawang gajah kemudian mencoba untuk menjauhi anak gajah dari pengunjung. Namun, karena dengan cara dipukul pakai tongkat kayu kecil hingga sang anak gajah menjauh, ibu pengunjung kaget.

Mengklarifikasi video tersebut, Adhi Nurul Hadi, Plh Kepala Balai Besar Taman Nasional Gunung Leuser (BBTNG) mengaku telah melihat video tersebut. Adhi mengatakan, pihaknya berterima kasih atas masukan yang diberikan oleh masyarakat.

Adhi menjelaskan bahwa Boni, gajah kecil tersebut umurnya belum genap satu tahun. “Apa yang dilakukan oleh pawang tersebut bagian dari upaya menjinakkan gajah agar tidak berbahaya bagi manusia atau satwa lainnya,” kata Adhi, Jumat (19/11/2021). Baca juga: Disorot Media Asing, Belalai Gajah Indonesia Dipotong akibat Perangkap Pemburu Liar

Walau terkesan kasar, Adhi menambahkan, tindakan pawang gajah itu masih dalam batas yang wajar. Adhi melanjutkan bahwa dokter hewan yang ada di Balai Besar Taman Nasional Gunung Leuser selalu memonitor apa yang dilakukan pawang terhadap hewan.



Saat ini, postingan gajah Boni di Tangkahan telah di-take down dan tidak terlihat lagi di akun instagram tersebu .

(don)
Mungkin Anda Suka
Komentar
Copyright © 2021 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2196 seconds (11.252#12.26)