Gunakan Alat Tempur Canggih, 4.000 Prajurit TNI AD Terlibat Pertempuran Mematikan di Baturaja
Kamis, 18 November 2021 - 17:36 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Pengusaha Rumah Makan Padang Dibunuh, Istri dan 6 Pembunuh Bayaran Peragakan 18 Adegan
Pertempuran sengit ini, merupakan puncak latihan Antar Kecabangan Brigade Tim Pertempuran 13 di Puslatpur Baturaja. Dalam latihan tempur tersebut, juga dilakukan penerjunan barang menggunakan payung yang dilengkapi GPS.
Wakasad, Letjen TNI Bakti Agus Fadjari menyebutkan, dalam latihan tempur ini para prajurit TNI AD juga menggunakan teknologi pengindraan dari topograpi. "Latihan tempur ini, diikuti seluruh satuan mulai bataliyon, hingga birgade di selurh Indonesia," ungkapnya.
Baca juga: Babinsa Koramil 1016-01 Pahadut Berjibaku Selamatkan Bayi-bayi Korban Banjir
Ratusan prajurit TNI AD dari Brigif 13 juga melakukan penyerbuan melalui jalur udara. Mereka diterjunkan menggunakan pesawat angkut berat C-130 Hercules. "Latihan kali ini, berbeda dari latihan sebelumnya. Kemampuan dari setiap kesatuan ditingkatkan. Nantinya kita juga menggelar latihan gabungan yang melibatkan pasukan dari berbagai negara," tuturnya.
Pertempuran sengit ini, merupakan puncak latihan Antar Kecabangan Brigade Tim Pertempuran 13 di Puslatpur Baturaja. Dalam latihan tempur tersebut, juga dilakukan penerjunan barang menggunakan payung yang dilengkapi GPS.
Wakasad, Letjen TNI Bakti Agus Fadjari menyebutkan, dalam latihan tempur ini para prajurit TNI AD juga menggunakan teknologi pengindraan dari topograpi. "Latihan tempur ini, diikuti seluruh satuan mulai bataliyon, hingga birgade di selurh Indonesia," ungkapnya.
Baca juga: Babinsa Koramil 1016-01 Pahadut Berjibaku Selamatkan Bayi-bayi Korban Banjir
Ratusan prajurit TNI AD dari Brigif 13 juga melakukan penyerbuan melalui jalur udara. Mereka diterjunkan menggunakan pesawat angkut berat C-130 Hercules. "Latihan kali ini, berbeda dari latihan sebelumnya. Kemampuan dari setiap kesatuan ditingkatkan. Nantinya kita juga menggelar latihan gabungan yang melibatkan pasukan dari berbagai negara," tuturnya.
(eyt)
Lihat Juga :