30 Pelaku UKM di Kota Palopo Diberi Pelatihan Peningkatan Kapasitas
Rabu, 17 November 2021 - 19:05 WIB
loading...
Pemkot Palopo memberikan peningkatan kapasitas bagi pelaku UKM. Foto: Humas Pemkot Palopo
A
A
A
PALOPO - Sebanyak 30 orang pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) di Kota Palopo diberi pelatihan peningkatan kapasitas demi peningkatan usaha mereka.
Mewakili Kepala Dinas, Kepala Bidang Kelembagaan dan Pengawasan Koperasi, H Salahuddin, menyampaikan kegiatan yang dilaksanakan oleh Dinas Koperasi dan UKM diharapkan bisa berjalan lancar.
Baca juga:Farid Kasim Judas Kukuhkn 986 Sekretaris RT/RW di 9 Kecamatan
"Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Kota Palopo menggelar pelatihan peningkatan kapasitas koperasi dan UKM - PK2UKM pada kegiatan pemahaman dan pengetahuan perkoperasian di Aula Dinas Koperasi dan UKM Kota Palopo," ujar Salahuddin.
Salahuddin berharap, dengan pelatihan ini pelaku usaha mampu membuat pembukuan sendiri agar sistematis dan tertib dalam melakukan pencatatan keuangan.
"Sehingga terukur pemasukan, pengeluaran serta keuntungan yang diperoleh dan dapat memberi perkembangan yang baik bagi usaha mereka," katanya.
Selain itu lanjut Salahuddin, kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan keterampilan dan pengetahuan mengenai manajemen keuangan usaha.
Baca juga:Pemerintah Palopo-Luwu Beri Perhatian Serius Penanganan Pascabencana
"Agar tidak tercampur antara keuangan pribadi atau keluarga dengan keuangan usaha serta diharapkan melalui pencatatan keuangan pelaku usaha dapat mengetahui perkembangannya," ujarnya.
Kegiatan pelatihan ini diikuti 30 peserta pelaku usaha yang ada di Kota Palopo selama 3 hari, mulai tanggal 17 hingga 19 November 2021.
Panitia Pelaksana menghadirkan narasumber dari konsultan PLUT Sulsel, Dosen Universitas Muhammadiyah Palopo, dan fasilitator KotaKu.
Baca juga:Dinsos Palopo Buka Dapur Umum Bantu Korban Bencana di Walmas
Mewakili Wali Kota Palopo , Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kota Palopo, Ilham Hamid menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu bentuk perhatian pemerintah terhadap para pelaku usaha untuk memulai usaha dan ingin meningkatkan atau mengembangkan usahanya.
"Pemerintah berupaya menjaga daya tahan dan mendorong UMKM, bangkit kembali dengan berbagai strategi dan upaya agar kegiatan UMKM dapat bertahan dan berkembang di masa pandemi Covid-19," tutupnya.
Mewakili Kepala Dinas, Kepala Bidang Kelembagaan dan Pengawasan Koperasi, H Salahuddin, menyampaikan kegiatan yang dilaksanakan oleh Dinas Koperasi dan UKM diharapkan bisa berjalan lancar.
Baca juga:Farid Kasim Judas Kukuhkn 986 Sekretaris RT/RW di 9 Kecamatan
"Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Kota Palopo menggelar pelatihan peningkatan kapasitas koperasi dan UKM - PK2UKM pada kegiatan pemahaman dan pengetahuan perkoperasian di Aula Dinas Koperasi dan UKM Kota Palopo," ujar Salahuddin.
Salahuddin berharap, dengan pelatihan ini pelaku usaha mampu membuat pembukuan sendiri agar sistematis dan tertib dalam melakukan pencatatan keuangan.
"Sehingga terukur pemasukan, pengeluaran serta keuntungan yang diperoleh dan dapat memberi perkembangan yang baik bagi usaha mereka," katanya.
Selain itu lanjut Salahuddin, kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan keterampilan dan pengetahuan mengenai manajemen keuangan usaha.
Baca juga:Pemerintah Palopo-Luwu Beri Perhatian Serius Penanganan Pascabencana
"Agar tidak tercampur antara keuangan pribadi atau keluarga dengan keuangan usaha serta diharapkan melalui pencatatan keuangan pelaku usaha dapat mengetahui perkembangannya," ujarnya.
Kegiatan pelatihan ini diikuti 30 peserta pelaku usaha yang ada di Kota Palopo selama 3 hari, mulai tanggal 17 hingga 19 November 2021.
Panitia Pelaksana menghadirkan narasumber dari konsultan PLUT Sulsel, Dosen Universitas Muhammadiyah Palopo, dan fasilitator KotaKu.
Baca juga:Dinsos Palopo Buka Dapur Umum Bantu Korban Bencana di Walmas
Mewakili Wali Kota Palopo , Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kota Palopo, Ilham Hamid menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu bentuk perhatian pemerintah terhadap para pelaku usaha untuk memulai usaha dan ingin meningkatkan atau mengembangkan usahanya.
"Pemerintah berupaya menjaga daya tahan dan mendorong UMKM, bangkit kembali dengan berbagai strategi dan upaya agar kegiatan UMKM dapat bertahan dan berkembang di masa pandemi Covid-19," tutupnya.
(luq)
Lihat Juga :