Sejumlah Objek Wisata Bakal Dibuka, Pemprov Jabar Wajibkan Protokol Kesehatan Ketat
Jum'at, 05 Juni 2020 - 17:47 WIB
loading...
Disparbud Jawa Barat mengingatkan seluruh pemerintah kabupaten/kota yang berniat membuka sektor wisata di daerahnya wajib menerapkan protokol kesehatan. Foto/Dok/SINDOnews
A
A
A
BANDUNG - Pemprov Jawa Barat melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jawa Barat mengingatkan seluruh pemerintah kabupaten/kota yang berniat membuka sektor wisata di daerahnya wajib menerapkan protokol kesehatan yang ketat.
Kepala Disparbud Jabar, Dedi Taufik menegaskan, kedisiplinan menerapkan protokol kesehatan akan menentukan geliat pariwisata di tengah pandemi COVID-19. Tanpa protokol kesehatan ketat, kata Dedi, pariwisata di Jabar bakal kesulitan bangkit, bahkan bisa kembali terpuruk.
Menurut Dedi, sejumlah daerah di Jabar yang berstatus zona biru, seperti Kabupaten Pangandaran yang juga merupakan kabupaten pariwisata sudah membuka sektor pariwisatanya secara bertahap yang rencananya mulai, Jumat (5/6/2020).
"Kemarin (Kamis 4/6/2020) kami sudah melakukan peninjauan dan berkoordinasi dengan pihak Pemerintah Kabupaten Pangandaran. Kami lihat kesiapan semua protokol kesehatannya," ujar Dedi, Jumat (5/6/2020). (Baca juga; Kabupaten Bogor Terapkan PSBB Parsial, Tempat Wisata di Puncak Segera Dibuka )
Dedi mengatakan, Pemkab Pangandaran memastikan bahwa tidak sembarang wisatawan bisa datang ke Pangandaran, terutama wisatawan yang berasal dari zona merah. Pemeriksaan pun akan dilakukan di setiap perbatasan di Kabupaten Pangandaran hingga menuju kawasan pantai.
Kepala Disparbud Jabar, Dedi Taufik menegaskan, kedisiplinan menerapkan protokol kesehatan akan menentukan geliat pariwisata di tengah pandemi COVID-19. Tanpa protokol kesehatan ketat, kata Dedi, pariwisata di Jabar bakal kesulitan bangkit, bahkan bisa kembali terpuruk.
Menurut Dedi, sejumlah daerah di Jabar yang berstatus zona biru, seperti Kabupaten Pangandaran yang juga merupakan kabupaten pariwisata sudah membuka sektor pariwisatanya secara bertahap yang rencananya mulai, Jumat (5/6/2020).
"Kemarin (Kamis 4/6/2020) kami sudah melakukan peninjauan dan berkoordinasi dengan pihak Pemerintah Kabupaten Pangandaran. Kami lihat kesiapan semua protokol kesehatannya," ujar Dedi, Jumat (5/6/2020). (Baca juga; Kabupaten Bogor Terapkan PSBB Parsial, Tempat Wisata di Puncak Segera Dibuka )
Dedi mengatakan, Pemkab Pangandaran memastikan bahwa tidak sembarang wisatawan bisa datang ke Pangandaran, terutama wisatawan yang berasal dari zona merah. Pemeriksaan pun akan dilakukan di setiap perbatasan di Kabupaten Pangandaran hingga menuju kawasan pantai.
Lihat Juga :