Pasutri Otaki Pencurian Data Kartu Kredit di DIY, Begini Modusnya
Jum'at, 12 November 2021 - 02:04 WIB
loading...
A
A
A
Setelah mendapatkan data kartu kredit dari korban, para pelaku lantas belanjakan mata uang digital kripto. Kemudian dikembalikan lagi dalam bentuk rupiah.
“Dari transaksi inilah, korban curiga karena mendapatkan tagihan kartu kredit. Padahal korban tidak pernah merasa melakukan transaksi tersebut,” ujar mantan Wadir Ditreskrimsus Polda Metro Jaya ini.
Roberto mengatakan, otak dari kejahatan ini adalah sepasang suami istri berinisial AP dan MA. Keduanya juga menyiapkan segala sesuatunya serta bertugas untuk menarik uang.
Baca juga: Sopir Ugal-ugalan, Minibus Terbalik di Tol Cipali Subang 1 Tewas 5 Luka
“Pasutri ini juga berperan sebagai pemimpin perusahaan yang berkantor di Jakarta Selatan. Pelaku lain bertugas untuk menghubungi calon korban dengan mengaku sebagai CS,” tutur mantan Kasubdit Cyber Crime Polda Metro Jaya Ini.
Roberto menyebutkan pelaku melancarkan aksinya baru satu tahun lebih. Setidaknya ada puluhan korban dari berbagai daerah dan ada 3 korban yang berasal dari DIY.
“Dari transaksi inilah, korban curiga karena mendapatkan tagihan kartu kredit. Padahal korban tidak pernah merasa melakukan transaksi tersebut,” ujar mantan Wadir Ditreskrimsus Polda Metro Jaya ini.
Roberto mengatakan, otak dari kejahatan ini adalah sepasang suami istri berinisial AP dan MA. Keduanya juga menyiapkan segala sesuatunya serta bertugas untuk menarik uang.
Baca juga: Sopir Ugal-ugalan, Minibus Terbalik di Tol Cipali Subang 1 Tewas 5 Luka
“Pasutri ini juga berperan sebagai pemimpin perusahaan yang berkantor di Jakarta Selatan. Pelaku lain bertugas untuk menghubungi calon korban dengan mengaku sebagai CS,” tutur mantan Kasubdit Cyber Crime Polda Metro Jaya Ini.
Roberto menyebutkan pelaku melancarkan aksinya baru satu tahun lebih. Setidaknya ada puluhan korban dari berbagai daerah dan ada 3 korban yang berasal dari DIY.
Lihat Juga :