Warga di Sekitar Jalan Palopo-Toraja Utara Diimbau Waspada Longsor
Kamis, 11 November 2021 - 08:53 WIB
loading...
A
A
A
Diinformasikan BPBD Kota Palopo, longsor kembali terjadi pada Rabu (10/11/2021) sore hari, tepatnya antara km 13 dan km 14 yang menutup badan jalan sepanjang kurang lebih 20 meter.
Akibatnya jalur Palopo-Toraja kembali terputus. Longsor ini menyebabkan satu rumah ibadah roboh dan tertimbun material longsor.
Dua hari sebelumnya, tepatnya senin malam, juga terjadi longsor di 3 titik. Longsor ini cukup besar dan sempat menutup badan meski akhirnya material longsor berhasil dibersihkan BPBD bekerja sama Dinas PUPR Kota Palopo.
Kejadian itu disusul fenomena tanah retakan di kilometer 7 dan kilometer 11 arah Palopo-Toraja Utara.
Baca Juga: Jembatan Bailey Dibangun di Perbatasan Luwu-Palopo
Retakan tanah di kilometer 7 menyebabkan 1 rumah retak sementara di kilometer 11 ada 4 rumah yang retak. BPBD Kota Palopo bekerja sama Pemerintah Kelurahan Battang dibantu aparat TNI dan Polri, langsung mengevakuasi pemilik rumah tersebut.
"Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa. Barang-barangnya sudah kami evakuasi dan amankan di rumah keluarga masing-masing tempat mereka mengungsi sementara. Di kilometer 7 ada 1 rumah rusak akibat tanah retak sementara di kilometer 11 ada 4 rumah," ujarnya.
Akibatnya jalur Palopo-Toraja kembali terputus. Longsor ini menyebabkan satu rumah ibadah roboh dan tertimbun material longsor.
Dua hari sebelumnya, tepatnya senin malam, juga terjadi longsor di 3 titik. Longsor ini cukup besar dan sempat menutup badan meski akhirnya material longsor berhasil dibersihkan BPBD bekerja sama Dinas PUPR Kota Palopo.
Kejadian itu disusul fenomena tanah retakan di kilometer 7 dan kilometer 11 arah Palopo-Toraja Utara.
Baca Juga: Jembatan Bailey Dibangun di Perbatasan Luwu-Palopo
Retakan tanah di kilometer 7 menyebabkan 1 rumah retak sementara di kilometer 11 ada 4 rumah yang retak. BPBD Kota Palopo bekerja sama Pemerintah Kelurahan Battang dibantu aparat TNI dan Polri, langsung mengevakuasi pemilik rumah tersebut.
"Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa. Barang-barangnya sudah kami evakuasi dan amankan di rumah keluarga masing-masing tempat mereka mengungsi sementara. Di kilometer 7 ada 1 rumah rusak akibat tanah retak sementara di kilometer 11 ada 4 rumah," ujarnya.
Lihat Juga :