NU Care Beri Fasilitas Perahu Ambulans Gratis untuk Warga Kampung Laut di Cilacap
Selasa, 09 November 2021 - 20:21 WIB
loading...
A
A
A
Seperti yang disampaikan Camat Kampung laut, Heru Kurniawan, yang hadir pada kesempatan itu, bahwa warganya mengalami kesulitan jika ada yang sakit karena tidak ada alat transportasi yang layak dan aman untuk menuju rumah sakit.
“Selama ini warga Kecamatan Kampung Laut kesulitan jika ada yang sakit karena tidak ada armada pengangkut yang layak dan safety. Sementara untuk menuju RS, warga harus menempuh jalur laut kurang lebih 90 menit,” tutur Heru.
Sementara itu, pihak PT Paragon, Nurul Ghaida Tsani, mengaku senang karena bisa ikut membantu dan memberikan manfaat untuk masyarakat Kampung Laut.
“Ikut senang, karena kerja sama ini bisa ikut membantu dan memberikan manfaat untuk masyarakat Kampung Laut. Dan harapannya tidak hanya masyarakat Kampung Laut saja yang mendapatkan manfaat dari program-program seperti ini. Kami, PT Paragon juga merasa sangat senang bisa bekerja sama dengan NU Care-LAZISNU,” ucap Nurul selaku Area Market Development Deputy Manager DC Purwokerto. Baca: Nyamar Jadi PSK di Medsos, Komplotan Curas Busur Korban saat Menolak Serahkan HP.
Pada serah terima bantuan tersebut, hadir pula Wakil Rais Syuriah PCNU Cilacap KH Maslahudin, Direktur NU Care-LAZISNU Cilacap Ahmad Fauzi, berserta jajaran manajemen. Baca Juga: Siang Bolong, Tangis Bayi Perempuan yang Dibuang di Depan Rumah Warga Gegerkan Sidoarjo.
Kiai Maslahudin dalam sambutannya menyampaikan bahwa seseorang bisa dikatakan sebagai orang saleh adalah ketika orang itu bisa berhubungan baik dengan Allah (hablumminallah) dan juga berhubungan baik dengan sesama manusia (hablumminannas), tanpa memandang agama, golongan, atau latar belakang apapun.
“Orang yang berbeda agama pun harus ditolong. Jadi nanti ambulans ini tidak hanya untuk orang NU saja, melainkan untuk semua golongan dan dari berbagai agama. Siapapun yang butuh pertolongan, maka wajib untuk ditolong. Jadi ketika ada musibah kita tak semestinya menanyakan apa agamanya,” ujar Kiai Maslahudin.
“Selama ini warga Kecamatan Kampung Laut kesulitan jika ada yang sakit karena tidak ada armada pengangkut yang layak dan safety. Sementara untuk menuju RS, warga harus menempuh jalur laut kurang lebih 90 menit,” tutur Heru.
Sementara itu, pihak PT Paragon, Nurul Ghaida Tsani, mengaku senang karena bisa ikut membantu dan memberikan manfaat untuk masyarakat Kampung Laut.
“Ikut senang, karena kerja sama ini bisa ikut membantu dan memberikan manfaat untuk masyarakat Kampung Laut. Dan harapannya tidak hanya masyarakat Kampung Laut saja yang mendapatkan manfaat dari program-program seperti ini. Kami, PT Paragon juga merasa sangat senang bisa bekerja sama dengan NU Care-LAZISNU,” ucap Nurul selaku Area Market Development Deputy Manager DC Purwokerto. Baca: Nyamar Jadi PSK di Medsos, Komplotan Curas Busur Korban saat Menolak Serahkan HP.
Pada serah terima bantuan tersebut, hadir pula Wakil Rais Syuriah PCNU Cilacap KH Maslahudin, Direktur NU Care-LAZISNU Cilacap Ahmad Fauzi, berserta jajaran manajemen. Baca Juga: Siang Bolong, Tangis Bayi Perempuan yang Dibuang di Depan Rumah Warga Gegerkan Sidoarjo.
Kiai Maslahudin dalam sambutannya menyampaikan bahwa seseorang bisa dikatakan sebagai orang saleh adalah ketika orang itu bisa berhubungan baik dengan Allah (hablumminallah) dan juga berhubungan baik dengan sesama manusia (hablumminannas), tanpa memandang agama, golongan, atau latar belakang apapun.
“Orang yang berbeda agama pun harus ditolong. Jadi nanti ambulans ini tidak hanya untuk orang NU saja, melainkan untuk semua golongan dan dari berbagai agama. Siapapun yang butuh pertolongan, maka wajib untuk ditolong. Jadi ketika ada musibah kita tak semestinya menanyakan apa agamanya,” ujar Kiai Maslahudin.
(nag)
Lihat Juga :