Dicuri Hacker, Rahasia Rudal Nuklir Amerika Jatuh ke Tangan Rusia

Jum'at, 05 Juni 2020 - 11:10 WIB
loading...
Dicuri Hacker, Rahasia...
Rudal balistik antarbenua Minuteman III saat diuji coba militer Amerika Serikat. Foto/Angkatan Udara AS (USAF)
A A A
WASHINGTON - Rahasia rudal nuklir Amerika Serikat (AS) jatuh ke tangan Rusia. Aktor-aktor yang mencuri informasi berharga ini adalah para peretas (hacker) Moskow dengan menggunakan ransomware MAZE.

Rahasia senjata berharga Amerika yang bocor ini adalah data rudal balistik antarbenua (ICBM) LGM-30G Minuteman III berbasis darat.

Data dicuri dari Westech International, perusahaan subkontraktor pemeliharaan dan rakayasa Angkatan Udara AS. Itu merupakan perusahaan subkontraktor dari Northrop Gruman, produsen rudal nuklir tersebut.

Menurut laporan Sky News yang dilansir Kamis (4/6/2020), ICBM LGM-30G Minuteman III adalah sistem pencegah nuklir utama yang dioperasikan oleh Angkatan Udara AS, yang menggunakan hulu ledak termonuklir yang dapat melakukan perjalanan lebih dari 6.000 mil.

Rudal-rudal jenis ini ditempatkan di ratusan fasilitas bawah tanah di seluruh Amerika Serikat, dan rahasia senjata ini kini dipelajari pihak Rusia.

Laporan Sky News mengklaim bahwa peretas Rusia berhasil menginfeksi jaringan komputer Westech International dengan ransomware MAZE. Dokumen-dokumen berharga dan rahasia pertama-tama disaring dan kemudian dienkripsi secara lokal.

Selanjutnya, permainan pemerasan yang biasa pun terjadi. Sedangkan perusahaan yang berbasis di New Mexico masih menyelidiki data penting apa saja yang hilang.

Komunikasi email dan data penggajian dengan cepat dikonfirmasi sebagai objek yang dilanggar. Sedangkan informasi rahasia militer awalnya menjadi pertanyaan.

Namun tak lama kemudian, para aktor pencurian mulai membocorkan sampel data yang berkaitan dengan ICBM LGM-30G Minuteman III, sehingga semuanya menjadi sangat jelas bahwa rahasia senjata itu telah dicuri.

Menurut dokumen yang tidak disegel di pengadilan AS, para aktor bekerja dalam kolaborasi yang harmonis dengan intelijen Rusia. Ini berarti bahwa penargetan itu tidak acak dan bahwa file tidak dimaksudkan untuk diambil, dihapus, atau bahkan dibagikan dengan orang lain. (Baca juga: Sepatu Panjang Ini Didesain untuk Jaga Jarak Sosial)

Dokumen-dokumen yang dicuri hampir pasti akan langsung jatuh ke spesialis Rusia yang tahu apa yang harus dibuat dari mereka.

Westech International mengakui bahwa file-file itu sangat sensitif, dan menambahkan bahwa mereka memperhatikan hal-hal yang "sedang berlangsung."

Dengan demikian, pelanggaran data tertentu menimbulkan risiko pada keamanan nasional Amerika Serikat, dan tidak ada cara untuk menarik kembali kerusakan yang terjadi sekarang.

Mengenai bocornya detail sensitif staf, langkah ini menempatkan orang-orang tersebut dalam bahaya yang tidak perlu saat ini.

Dari perspektif teknis, aktor Rusia menggunakan ransomware MAZE, yang dioperasikan di bawah model afiliasi. Pemerintah dan militer AS dan Rusia belum berkomentar atas laporan ini.
(boy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penerbangan Internasional...
Penerbangan Internasional dari Bandara Ahmad Yani Semarang Kembali Dibuka, Diawali Umrah
Mahasiswa di Malang...
Mahasiswa di Malang Raih Emas di Ajang Kejuaraan Taekwondo Internasional
Ciptakan Skincare Berbasis...
Ciptakan Skincare Berbasis Hormon, 3 Mahasiswa ITB Kalahkan Puluhan Ribu Tim di Kancah Internasional
Sinergi Polisi dan Pecalang...
Sinergi Polisi dan Pecalang untuk Pengamanan KTT G20
2 Tahun Tutup, Pemkot...
2 Tahun Tutup, Pemkot Bandung Minta Penerbangan Internasional Husein Bandung Dibuka
Hingga Akhir Februari,...
Hingga Akhir Februari, Bandara Juanda Layani 4 Penerbangan Kedatangan Internasional
10 Rute Penerbangan...
10 Rute Penerbangan Internasional Tersibuk di Dunia, Jakarta-Singapura Masuk Daftar
Bangun SDM Berdaya Saing...
Bangun SDM Berdaya Saing Global, PIS Kantongi Sertifikasi Top Employer 2025
Mewujudkan Damai Positif...
Mewujudkan Damai Positif di Dunia yang Terbelah
Rekomendasi
Dukung Penangkapan Roy...
Dukung Penangkapan Roy Suryo dan Dokter Tifa, Peradi Bersatu Minta Polisi Tak Tunduk Tekanan Opini Publik
Asosiasi Dosen Ilmu...
Asosiasi Dosen Ilmu Hukum dan Kriminologi Indonesia: Jokowi Apresiasi UU Polri Baru
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
Berita Terkini
Almamater Lima Soroti...
Almamater Lima Soroti Dugaan Penyusutan Lahan Taman Potret Tangerang
Dokter Tifa Pakai Kursi...
Dokter Tifa Pakai Kursi Roda hingga Dibopong usai Pemeriksaan Kesehatan di RS Polri
Kurang dari 12 Jam,...
Kurang dari 12 Jam, Satreskrim Polres Pelalawan Tangkap Perampok Sadis
Program Ketahanan Pangan,...
Program Ketahanan Pangan, Puluhan Hektare Sawah di Batang Ditanami Padi Hasil Riset
Dina Masyusin Salurkan...
Dina Masyusin Salurkan Bantuan Kursi Roda untuk Warga Rawa Buaya
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
Infografis
7 Rudal Jelajah Terkuat...
7 Rudal Jelajah Terkuat di Dunia, Misil-Misil Rusia Mendominasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved