Kisah Veteran Perang Peranakan Tionghoa yang Sambung Hidup dengan Melukis
Selasa, 09 November 2021 - 07:53 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Warga Saksikan Vanessa Angel Gerakkan Tangan dan Gala Sky Merangkak Sambil Menangis
Menjadi prajurit telik sandi untuk memata-matai pergerakan musuh, dilakukan Trisno di perairan Riau. Lawannya tak main-main, yakni pasukan Inggris yang memiliki persenjataan sangat lengkap.
Menenteng senapan mesin ringan, yang dilengkapi dengan rentengan peluru tajam di pinggangnya, pria berperawakan tinggi tegap itu juga dilengkapi oleh satuannya berupa pistol.
"Dahulu kami bersama-sama digembleng secara fisik dan mental di Gombong, Kebumen, sebelum dikirim ke medan perang. Latihan militer merayap melewati pagar berduri, hingga menghadapi rentetan tembakan yang di sekelilingnya terpasang ranjau kami jalani," tuturnya.
Baca juga: Siasat Jayakatwang Hancurkan Singasari Lewat Serangan 2 Arah, dan Bunuh Kertanagara saat Pesta Terlarang
Menjadi prajurit telik sandi untuk memata-matai pergerakan musuh, dilakukan Trisno di perairan Riau. Lawannya tak main-main, yakni pasukan Inggris yang memiliki persenjataan sangat lengkap.
Menenteng senapan mesin ringan, yang dilengkapi dengan rentengan peluru tajam di pinggangnya, pria berperawakan tinggi tegap itu juga dilengkapi oleh satuannya berupa pistol.
"Dahulu kami bersama-sama digembleng secara fisik dan mental di Gombong, Kebumen, sebelum dikirim ke medan perang. Latihan militer merayap melewati pagar berduri, hingga menghadapi rentetan tembakan yang di sekelilingnya terpasang ranjau kami jalani," tuturnya.
Baca juga: Siasat Jayakatwang Hancurkan Singasari Lewat Serangan 2 Arah, dan Bunuh Kertanagara saat Pesta Terlarang
Lihat Juga :