PDPB Oktober 2021, KPU Luwu Timur Coret 487 Pemilih
Kamis, 04 November 2021 - 19:01 WIB
loading...
KPU Pangkep menggelar rapat pleno penetapan PDPB periode Oktober 2021. Foto: Humas KPU Pangkep
A
A
A
LUWU TIMUR - Sejumlah KPU kabupaten/kota telah melakukan rapat pleno pemutakhiran daftar pemilih berkelanjutan (PDPB) periode Oktober 2021. Beberapa daerah menemukan banyak pemilih yang tidak memenuhi syarat (TMS).
KPU Luwu Timur (Lutim) menemukan sebanyak 487 pemilih yang TMS. Rinciannya pemilih laki-laki 224 orang, sedangkan perempuan 263 orang.
Baca juga:KPU Soppeng Temukan 1.230 Orang Pemilih Baru
Komisioner KPU Lutim , Hastuti Hasan mengatakan, daftar pemilih TMS didominasi oleh mereka yang belum perekaman atau memiliki KTP-el. Termasuk pemilih yang meninggal.
"Pemilih non KTP-el sebanyak 417 orang, rinciannya 193 laki-laki dan 224 perempuan. Pemilih kategori ini memang di-TMS-kan," kata Hastuti.
"Adapun pemilih TMS yang meninggal sebanyak 60 orang. Rinciannya ialah 31 dari laki-laki dan 39 perempuan," sambungnya.
Baca juga:Periode Oktober 2021, Pemilih di Bulukumba, Sidrap dan Torut Naik
Meski begitu, KPU Lutim tetap menemukan sebanyak 32 potensi pemilih baru. Rinciannya sebanyak 17 laki-laki dan 15 perempuan.
"Total pemilih untuk periode Oktober ini sebanyak 201.557 orang. Rinciannya sebesar 103.361 dari laki-laki dan 98.196 pemilih perempuan," ujarnya.
Sementara di Pangkep, KPU menemukan 54 pemilih yang TMS. Mereka yang dikeluarkan dari daftar pemilih didominasi karena sudah meninggal dunia.
"Jadi ada 53 orang yang meninggal dunia, dan 1 orang tidak dikenal. Sementara pemilih baru hanya ada 12 orang," ujar Komisioner KPU Pangkep , Rohani.
Baca juga:16 DPC Hanura di Sulsel Bakal Bikin Gerakan Mosi Tidak Percaya DPP
Sebanyak 232.545 pemilih yang ada di Kabupaten Pangkep periode Oktober 2021. Jumlah tersebut mengalami penurunan dibanding periode sebelumnya yang berada di angka 232.587 pemilih.
Adapun perbaikan data, karena beberapa warga Pangkep memilih pindah domisili dari kecamatan. "Kalau perbaikan data, ada perubahan alamat, perubahan status perekaman dan perubahan status perkawinan," tutupnya.
KPU Luwu Timur (Lutim) menemukan sebanyak 487 pemilih yang TMS. Rinciannya pemilih laki-laki 224 orang, sedangkan perempuan 263 orang.
Baca juga:KPU Soppeng Temukan 1.230 Orang Pemilih Baru
Komisioner KPU Lutim , Hastuti Hasan mengatakan, daftar pemilih TMS didominasi oleh mereka yang belum perekaman atau memiliki KTP-el. Termasuk pemilih yang meninggal.
"Pemilih non KTP-el sebanyak 417 orang, rinciannya 193 laki-laki dan 224 perempuan. Pemilih kategori ini memang di-TMS-kan," kata Hastuti.
"Adapun pemilih TMS yang meninggal sebanyak 60 orang. Rinciannya ialah 31 dari laki-laki dan 39 perempuan," sambungnya.
Baca juga:Periode Oktober 2021, Pemilih di Bulukumba, Sidrap dan Torut Naik
Meski begitu, KPU Lutim tetap menemukan sebanyak 32 potensi pemilih baru. Rinciannya sebanyak 17 laki-laki dan 15 perempuan.
"Total pemilih untuk periode Oktober ini sebanyak 201.557 orang. Rinciannya sebesar 103.361 dari laki-laki dan 98.196 pemilih perempuan," ujarnya.
Sementara di Pangkep, KPU menemukan 54 pemilih yang TMS. Mereka yang dikeluarkan dari daftar pemilih didominasi karena sudah meninggal dunia.
"Jadi ada 53 orang yang meninggal dunia, dan 1 orang tidak dikenal. Sementara pemilih baru hanya ada 12 orang," ujar Komisioner KPU Pangkep , Rohani.
Baca juga:16 DPC Hanura di Sulsel Bakal Bikin Gerakan Mosi Tidak Percaya DPP
Sebanyak 232.545 pemilih yang ada di Kabupaten Pangkep periode Oktober 2021. Jumlah tersebut mengalami penurunan dibanding periode sebelumnya yang berada di angka 232.587 pemilih.
Adapun perbaikan data, karena beberapa warga Pangkep memilih pindah domisili dari kecamatan. "Kalau perbaikan data, ada perubahan alamat, perubahan status perekaman dan perubahan status perkawinan," tutupnya.
(luq)
Lihat Juga :