Jaksa Disemprot Hakim PN Karawang gara-gara Sering Tunda Pembacaan Tuntutan Kasus KDRT

Kamis, 04 November 2021 - 07:43 WIB
loading...
Jaksa Disemprot Hakim...
Gara-gara sering menunda sidang pembacaan tuntutan, jaksa penuntut umum (JPU) Kejari Karawang, Glendy Rivano disemprot hakim. SINDOnews/Nila
A A A
KARAWANG - Gara-gara sering menunda sidang pembacaan tuntutan, jaksa penuntut umum (JPU) Kejari Karawang, Glendy Rivano disemprot hakim.

Pasalnya, jaksa untuk keempat kalinya menunda persidangan agenda pembacaan tuntutan perkara KDRT. Jaksa Glendy mengaku rentut (rencana tuntutan) dari Kejaksaan Tinggi Jawa Barat belum turun hingga harus ditunda.

"Karena jaksanya belum siap membaca tuntutan sidang kita tunda minggu depan. Tapi kalau minggu depan jaksanya belum juga menggunakan kewajibannya kita akan mengambil sikap tegas. Kita akan memutus perkara ini," kata Ketua Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Karawang, Ismail Gunawan, Rabu (3/11/21).

Sidang dengan agenda pembacaan tuntutan dengan terdakwa, Valencya mengalami penundaan hingga empat kali. Alasan jaksa karena Rentut dari Kejati Jabar belum juga turun. ""Mohon maaf, kami minta sekali lagi untuk pembacaan tuntutan," kata Glendy kepada majelis hakim.

Glendy mengaku rencana tuntutan dari Kejaksaan Tinggi Provinsi Jawa Barat belum diterima. Padahal telah mengirimkan surat permohonan itu sejak tanggal 14 Oktober 2021. Kemudian hakim meminta agar jaksa memperlihatkan surat permohonan rentut dari Kejati Provinsi Jawa Barat tersebut. Penasihat hukum terdakwa pun dipersilahkan maju untuk juga melihatnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Terima Suap Rp15 Juta...
Terima Suap Rp15 Juta dan Urus Perkara, Hakim PN Cilacap Dipecat
Hakim: Vonis Dirut Terra...
Hakim: Vonis Dirut Terra Drone Pembelajaran soal Standar K3
Polda Metro Jaya Minta...
Polda Metro Jaya Minta Hakim Tolak Praperadilan Andrie Yunus
Kejaksaan Diminta Segera...
Kejaksaan Diminta Segera Terbitkan P21 Kasus Kematian Hewan Melanie Subono
OTT KPK Terhadap Hakim...
OTT KPK Terhadap Hakim PN Depok Terkait Kasus Dugaan Suap Sengketa Lahan
Kronologi OTT KPK Tangkap...
Kronologi OTT KPK Tangkap Ketua dan Wakil Ketua Pengadilan Negeri Depok
Kejagung Limpahkan 11...
Kejagung Limpahkan 11 Tersangka Kasus POME ke Kejaksaan
JPU Sebut Kasus Chromebook...
JPU Sebut Kasus Chromebook Nadiem termasuk White Collar Crime, Kuasa Hukum Terkejut
Kecewa JPU Tolak Pledoi,...
Kecewa JPU Tolak Pledoi, Nadiem Makarim: Fakta Persidangan Diabaikan
Rekomendasi
Centrepark Perkuat Penerapan...
Centrepark Perkuat Penerapan Parkir Cashless di Properti Komersial Indonesia
Dibully Sampai Hidupnya...
Dibully Sampai Hidupnya Hancur, Ini Balas Dendam Anna di Microdrama V+Short She Was Never Gone
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
Berita Terkini
The Banjoemas, Diplomasi...
The Banjoemas, Diplomasi Identitas Banyumas di Pusat Budaya Ibu Kota
Generasi Hijau dari...
Generasi Hijau dari Lereng Merapi: Pemuda Boyolali Pimpin Masa Depan Peternakan Berkelanjutan
BMKG Ungkap Daftar Wilayah...
BMKG Ungkap Daftar Wilayah yang Bakal Alami Kemarau Panjang
Pemprov Papua Selatan:...
Pemprov Papua Selatan: PSN Wanam Buka Lapangan Pekerjaan dan Tingkatkan Kesejahteraan
Terima Suap Rp15 Juta...
Terima Suap Rp15 Juta dan Urus Perkara, Hakim PN Cilacap Dipecat
Enam Tahun Penerjemahan,...
Enam Tahun Penerjemahan, Alkitab Bahasa Sunda Kini Hadir dalam Format Cetak dan Digital
Infografis
Profil Dadan Hindayana,...
Profil Dadan Hindayana, Kepala BGN yang Disorot Karena Marak Kasus Keracunan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved