9 Rumah Adat Tradisional di Sumba Barat Daya Ludes Terbakar
Selasa, 02 November 2021 - 12:14 WIB
loading...
Sembilan rumah adat tradisional Sumba di Kampung Adat Waidimu dan Hale Kadangar, Desa Waikaninyo, Kodi Bangedo, Sumba Barat Daya, NTT ludes terbakar. Foto/Ist
A
A
A
SUMBA BARAT DAYA - Sembilan rumah adat tradisional Sumba di Kampung Adat Waidimu dan Hale Kadangar, Desa Waikaninyo, Kodi Bangedo, Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur (NTT) ludes terbakar. Musibah kebakaran ini terjadi pada Senin siang (1/11/2021).
"Benar terjadi peristiwa kebakaran kemarin siang. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Namun 50 jiwa yang menghuni rumah-rumah yang terbakar itu untuk sementara mengungsi di rumah kerabat atau tetangga terdekat," kata Kepala Dinas Pariwisata Sumba Barat Daya Nyoman Agus saat dikonfirmasi Selasa (2/11/2021).
Baca juga: Kampung Adat Umbu Koba Sumba Barat Daya Terbakar, 1 Orang Meninggal
Nyoman menjelaskan bahwa dari sembilan rumah adat yang terbakar itu, delapan di antaranya berada di Kampung Waidimu. Sementara satu rumah adat lainnya yang ludes dilalap api berada di Kampung Hale Kadangar. Sembilan rumah adat itu miliki nama masing-masing.
"Rumah atau umma yang terbakar itu yakni Ramba, Kapepe, Kapungnge Tanah, Katoda, Maloba, Kahumbu, Ngahu, Tuku, dan Laka," paparnya.
Data yang disampaikan itu berdasarkan surat laporan yang diterima dari Sekretaris Desa Waikaninyo Bernardus Bali Mema.
"Rata-rata disebutkan rumah dan isinya habis dilalap api. Saya juga tidak tahu awalnya api itu berasal dari rumah yang mana. Tapi yang pasti rumah, pakaian dan perabot serta surat-surat berharga ludes terbakar," pungkasnya.
"Benar terjadi peristiwa kebakaran kemarin siang. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Namun 50 jiwa yang menghuni rumah-rumah yang terbakar itu untuk sementara mengungsi di rumah kerabat atau tetangga terdekat," kata Kepala Dinas Pariwisata Sumba Barat Daya Nyoman Agus saat dikonfirmasi Selasa (2/11/2021).
Baca juga: Kampung Adat Umbu Koba Sumba Barat Daya Terbakar, 1 Orang Meninggal
Nyoman menjelaskan bahwa dari sembilan rumah adat yang terbakar itu, delapan di antaranya berada di Kampung Waidimu. Sementara satu rumah adat lainnya yang ludes dilalap api berada di Kampung Hale Kadangar. Sembilan rumah adat itu miliki nama masing-masing.
"Rumah atau umma yang terbakar itu yakni Ramba, Kapepe, Kapungnge Tanah, Katoda, Maloba, Kahumbu, Ngahu, Tuku, dan Laka," paparnya.
Data yang disampaikan itu berdasarkan surat laporan yang diterima dari Sekretaris Desa Waikaninyo Bernardus Bali Mema.
"Rata-rata disebutkan rumah dan isinya habis dilalap api. Saya juga tidak tahu awalnya api itu berasal dari rumah yang mana. Tapi yang pasti rumah, pakaian dan perabot serta surat-surat berharga ludes terbakar," pungkasnya.
Lihat Juga :