Para Petinggi Media Televisi Kunjungi Desa Adat Sade Jelang Kongres VI IJTI, Ada Apa?
Kamis, 28 Oktober 2021 - 17:08 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: MNC Peduli Kunjungi Kampung Bantar, Bangun MCK dan Bagi Sembako untuk Lansia
Arief Suditomo menjelaskan, sangat sulit melakukan perang Parasean, karena harus memiliki fisik yang kuat. Ia berharap, tradisi tersebut harus dipertahankan dan dijaga. Setelah melakukan pertarungan melelahkan, rombongan IJTI berkeliling Desa Adat Sade, dan melihat tempat tinggal Suku Sasak, rumah khas Suku Sasak, serta keahlian menenun.
Baca juga: Meriah, Bank BRI Ajak Padi Reborn Rayakan Ulang Tahun ke-126
Sementara itu, Pimpinan Cabang BRI Praya Lombok, Erwin Nur Himawan mengatakan, bahwa selama ini para pengrajin yang ada di Suku Sasak, mendapatkan bantuan kredit lunak dari BRI. "Hampir 85% warga Suku Sasak mendapatkan bantuan dari BRI, hal ini dilakukan agar usaha menenun dan lainnya bisa berkembang," katanya.
Arief Suditomo menjelaskan, sangat sulit melakukan perang Parasean, karena harus memiliki fisik yang kuat. Ia berharap, tradisi tersebut harus dipertahankan dan dijaga. Setelah melakukan pertarungan melelahkan, rombongan IJTI berkeliling Desa Adat Sade, dan melihat tempat tinggal Suku Sasak, rumah khas Suku Sasak, serta keahlian menenun.
Baca juga: Meriah, Bank BRI Ajak Padi Reborn Rayakan Ulang Tahun ke-126
Sementara itu, Pimpinan Cabang BRI Praya Lombok, Erwin Nur Himawan mengatakan, bahwa selama ini para pengrajin yang ada di Suku Sasak, mendapatkan bantuan kredit lunak dari BRI. "Hampir 85% warga Suku Sasak mendapatkan bantuan dari BRI, hal ini dilakukan agar usaha menenun dan lainnya bisa berkembang," katanya.
(eyt)
Lihat Juga :