196 Siswa dan Guru Positif COVID-19 saat Pembelajaran Tatap Muka di Kota Bandung

Kamis, 28 Oktober 2021 - 12:09 WIB
196 Siswa dan Guru Positif COVID-19 saat Pembelajaran Tatap Muka di Kota Bandung
Siswa dan guru yang positif COVID-19 pada sekolah yang menggelar pembelajaran tatap muka (PTM) di Kota Bandung bertambah menjadi 196 kasus. Foto/Ilustrasi/Dok.SINDOnews
A A A
BANDUNG - Jumlah siswa dan guru yang tercatat positif COVID-19 pada sekolah yang menggelar pembelajaran tatap muka (PTM) di Kota Bandung, Jawa Barat bertambah menjadi 196 kasus per 27 Oktober 2021. Jumlah tersebut terus bertambah dari sebelumnya hanya puluhan kasus.

"Laporan hasil pemeriksaan sampai pukul 10.00 WIB, per 27 Oktober, ditemukan ada 196 siswa dan guru yang positif COVID-19 setelah dilakukan tes PCR secara acak," kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung, Ahyani Rakdanagara, Kamis (28/10/2021).

Baca juga: Baru Ikuti Pembelajaran Tatap Muka, 2 Pelajar SMA di Maluku Tenggara Adu Jotos di Jalanan

Dari 196 kasus positif, sebanyak 182 kasus adalah siswa dan 14 orang adalah guru. Sampai saat ini, pihaknya masih menunggu hasil tes PCR lainnya yang belum keluar. Jumlah kasus bisa saja naik.

Sampai saat ini, jumlah sekolah yang sudah dilakukan pemeriksaan 160 dari rencana total 212 sekolah tingkat SD, SMP, hingga SMA/SMK. Secara jumlah sampel, pelajar yang sudah di cek mencapai 6.153 siswa. Dari jumlah itu yang sudah keluar hasilnya sebanyak 5.649 siswa.

"Artinya, 196 orang positif itu persentasenya 3,5 persen dari total sampel yang diperiksa. Sedangkan yang negatif 96,5 persen atau sebanyak 5.453 orang," katanya.



Dari hasil semantara itu, sekolah yang tercatat jumlahnya positif lebih dari 5 persen ada 29 sekolah. 43 sekolah dengan rate positif 1 hingga 5 persen, dan 0 persen sebanyak 66 sekolah.

Baca juga: Dyah Wiyat, Kisah Cinta Segitiga dan Perselingkuhan di Kerajaan Majapahit

Sesui aturan, jika ditemukan jumlah kasus positif lebih dari 5 persen, maka sekolah tersebut mesti menghentikan PTM terbatas.
(shf)
Mungkin Anda Suka
Komentar
Copyright © 2021 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1773 seconds (10.101#12.26)