179 Pemegang Sertifikat Vaksin Palsu di Makassar Dipanggil Ikuti Vaksinasi

Rabu, 27 Oktober 2021 - 07:59 WIB
loading...
179 Pemegang Sertifikat...
Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar menelusuri 179 pemegang sertifikat vaksin palsu. Mereka akan dipanggil untuk mendapatkan vaksinasi Covid-19. Foto: Dok/SINDOnews
A A A
MAKASSAR - Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar menelusuri 179 pemegang sertifikat vaksin palsu. Mereka akan dipanggil untuk mendapatkan vaksinasi Covid-19 . Hingga saat ini, baru 20 orang dari mereka yang berhasil divaksin.

"Akan dipanggil untuk divaksin karena nomor telponnya sudah ada dipegang Kapus PKM Paccerakang. Sekarang sudah ada 20 orang yang sudah divaksin," ungkap Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Makassar , Nursaidah Sirajuddin.

Menurut Nursaidah, para pemegang vaksin palsu tersebut tidak akan dipolisikan. Dia meminta agar mereka bersikap kooperatif dan memudahkan tugas pemerintah dengan datang sendiri ke lokasi vaksinasi.

"Jadi mereka ini kita pastikan tidak akan kita polisikan, mereka yang tidak divaksin," paparnya.

Baca Juga: Kasus Manipulasi Data Vaksinasi Covid-19 di Makassar Harus Diatensi

Wali Kota Makassar , Moh Ramdhan 'Danny' Pomanto mengungkap kasus tersebut diketahui setelah dilakukan audit vaksin oleh Dinas Kesehatan.

Ditemukan adanya perbedaan data, di mana vaksin yang ada terhitung lebih dibanding data warga yang divaksin lewat P-Care.

"Berarti kan ada orang yang tidak divaksin. Maka itu hari dipanggillah Kapusnya, menghadap saya. Waktu itu saya minta mengaku memang mi sebelum ditemukan. Rupanya tidak ada yang mengaku. Makanya saya langsung lapor polisi," terang Danny.

Oknum yang melakukan manipulasi data dan menerbitkan sertifikat vaksin palsu merupakan tenaga sukarela. Dia sudah dipecat sebagai konsekuensi dari perbuatannya.

Baca Juga: Oknum Perawat di Makassar Manipulasi Data Vaksinasi Covid-19

Danny mengatakan, warga pemegang vaksin palsu akan divaksin. Untuk proses hukum, dia serahkan sepenuhnya kepada pihak berwenang.

"Itu proses hukum. Ternyata ada pacarnya jadi calo itu kita serahkan ke proses hukum. Kita nda sampai di situ, biarkan teman-teman kepolisian yang (tangani). Bagi kami secara persuasif, kalau dia sudah vaksin, selesai," ujarnya.

(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Demonstran Mengamuk...
Demonstran Mengamuk Bakar Gedung DPRD Kota Makassar
RS Vertikal Makassar...
RS Vertikal Makassar Milik Pemerintah Kini Miliki Fasilitas AC VRF
Puncak Makassar Eight...
Puncak Makassar Eight Festival Dipindahkan ke Tugu MNEK, Ini Alasannya
Pemkot Makassar Terapkan...
Pemkot Makassar Terapkan Layanan Publik Berbasis Metaverse, Mendagri Beri Pujian
Musim Transisi, BPBD...
Musim Transisi, BPBD Makassar: Waspada Banjir dan Angin Kencang!
Awas! Kebakaran di Makassar...
Awas! Kebakaran di Makassar Meningkat hingga 359 Kali
Dinas Pertanahan Kota...
Dinas Pertanahan Kota Makassar Targetkan 100 Aset Lahan Pemkot Miliki Sertifikat pada 2023
Dukung Program Pusat,...
Dukung Program Pusat, Pemkot Makassar Integrasikan NIK dan NPWP Warganya
Diskop dan UMKM Kota...
Diskop dan UMKM Kota Makassar Dorong Pelaku UMKM Manfaatkan Pusat Inkubator
Rekomendasi
Sebastian Beccacece...
Sebastian Beccacece Mundur Setelah Ekuador Tersingkir di Piala Dunia 2026
ITPLN Buka Peluang Ikatan...
ITPLN Buka Peluang Ikatan Kerja Bagi Mahasiswa Lewat Kolaborasi dengan APITU
Ditanya Gugatan Hak...
Ditanya Gugatan Hak Asuh Anak Usai Umrah, Ruben Onsu: Biar Pengacara yang Bicara
Berita Terkini
Penampakan Taufik Hidayat...
Penampakan Taufik Hidayat Jelang Rekonstruksi Kasus Penyekapan dan Penganiayaan YTR di Bandung
Rekonstruksi Kasus Penganiayaan...
Rekonstruksi Kasus Penganiayaan Sadis Taufik Hidayat di Polda Jabar Digelar Tertutup
Pekebun Sawit di Bengkulu...
Pekebun Sawit di Bengkulu Selatan Dilatih Budidaya dan Pemetaan Modern
Suasana Jelang Sidang...
Suasana Jelang Sidang Perdana Dokter Tifa, TNI-Polri dan Rantis Brimob Bersiaga di PN Jaktim
Polda Metro Jaya: Korban...
Polda Metro Jaya: Korban Penipuan Hanania Travel Capai 1.430 Orang
PN Jaktim Tutup Area...
PN Jaktim Tutup Area Parkir Jelang Sidang Perdana Dokter Tifa Besok
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved