Operasi Zero PMKS di Kota Makassar Masih Setengah Hati
Minggu, 24 Oktober 2021 - 17:07 WIB
loading...
Pengunjung di salah satu warung kopi di Makassar saat hendak memberikan uang ke PMKS. Foto: Sindonews/Andi Nur Isman
A
A
A
MAKASSAR - Operasi zero anjal dan gepeng alias Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) di jalan-jalan raya masih belum efektif. Penertiban masih setengah hati.
Gerakan zero anak jalanan dan gelandangan atau pengemis ini sudah dijalankan sejak 21 September lalu. Satpol PP bersama Dinas Sosial (Dinsos) Kota Makassar rutin melakukan operasi setiap hari di jalan-jalan protokol kota.
Hanya saja, operasi tersebut dilakukan secara parsial. Tim gabungan Satpol PP dan Dinsos Kota Makassar hanya turun pada pagi dan sore hari saja. Selebihnya, anjal dan gepeng yang berkeliaran dibiarkan begitu saja.
Baca Juga: Diduga Pembobol Uang Bermodus Ganjal ATM, Pria Bertato Babak Belur Dihajar Massa
Keberadaan anjal dan gepeng pun kini cenderung bergeser ke jalan-jalan alternatif. Pantauan SINDO, di persimpangan Jalan Batua Raya-Jalan Abdullah Dg Sirua-Jalan Taman Makam Pahlawan misalnya, anjal dan gepeng kerap ditemui. Bahkan hingga malam hari.
Kemudian, hal serupa juga kerap terjadi di persimpangan Jalan Adyaksa Baru-Jalan Abdullah Dg Sirua. Keberadaan anjal dan gepeng itu tak kenal waktu. Tak peduli walau matahari menyengat kulitnya di siang hari.
Di Jalan RSI Faisal juga demikian. Anjal dan gepeng masih kerap muncul secara bergantian. Mereka menyasar pengunjung di tempat-tempat usaha seperti warung kopi alias warkop.
Gerakan zero anak jalanan dan gelandangan atau pengemis ini sudah dijalankan sejak 21 September lalu. Satpol PP bersama Dinas Sosial (Dinsos) Kota Makassar rutin melakukan operasi setiap hari di jalan-jalan protokol kota.
Hanya saja, operasi tersebut dilakukan secara parsial. Tim gabungan Satpol PP dan Dinsos Kota Makassar hanya turun pada pagi dan sore hari saja. Selebihnya, anjal dan gepeng yang berkeliaran dibiarkan begitu saja.
Baca Juga: Diduga Pembobol Uang Bermodus Ganjal ATM, Pria Bertato Babak Belur Dihajar Massa
Keberadaan anjal dan gepeng pun kini cenderung bergeser ke jalan-jalan alternatif. Pantauan SINDO, di persimpangan Jalan Batua Raya-Jalan Abdullah Dg Sirua-Jalan Taman Makam Pahlawan misalnya, anjal dan gepeng kerap ditemui. Bahkan hingga malam hari.
Kemudian, hal serupa juga kerap terjadi di persimpangan Jalan Adyaksa Baru-Jalan Abdullah Dg Sirua. Keberadaan anjal dan gepeng itu tak kenal waktu. Tak peduli walau matahari menyengat kulitnya di siang hari.
Di Jalan RSI Faisal juga demikian. Anjal dan gepeng masih kerap muncul secara bergantian. Mereka menyasar pengunjung di tempat-tempat usaha seperti warung kopi alias warkop.
Lihat Juga :