Dukung Pemuda di Polewali Mandar, Rikolto Dorong Pengembangan Wirausaha Pertanian Berbasis Digital
Sabtu, 23 Oktober 2021 - 19:12 WIB
loading...
A
A
A
Head of Programme Rikolto Indonesia, Nonie Kaban menyebutkan, Rikolto terpilih untuk menjalankan proyek bertajuk "Pertanian dan Kewirausahaan Berbasis Digital untuk Mendukung Keterlibatan Anak Muda di Sektor Pertanian".
Lanjut Nonie, Rikolto merupakan Lembaga Swadaya Masyarakat asal Belgia, dengan pengalaman kerja lebih dari 40 tahun meningkatkan kesejahteraan petani melalui budidaya berkelanjutan, bermitra dengan Koperasi Kakao Mitra Agribisnis Mandiri (MAM) yang berlokasi di Polewali Mandar, untuk memperkenalkan dan mengembangkan kapasitas anak muda MAM dalam mengintegrasikan teknologi digital ke pertanian dan bisnis kakao.
Melalui program itu, Nonie menyampaikan, regenerasi petani sangat penting mengingat tenaga kerja pertanian yang saat ini banyak didominasi oleh petani usia lanjut. Keterlibatan anak muda juga menjadi kunci terhadap adaptasi dan inovasi teknologi pertanian yang semakin maju. "Dengan partisipasi anak muda, budidaya pertanian yang baik dan ramah lingkungan, serta peningkatan produktivitas pertanian juga dapat terus berkelanjutan," ungkapnya.
Baca juga: Memalukan! Muktamar XIX Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah di Kendari Ricuh
"Anak muda memiliki potensi yang sangat besar untuk mengadopsi teknologi dan inovasi baru, yang dapat meningkatkan produksi dan memberikan nilai tambah di sektor pertanian. Rikolto berupaya mendorong partisipasi anak muda dengan program yang dapat memperkuat kapasitas mereka, sehingga mereka bisa terus berkembang," tambah Nonie.
Hal serupa juga disampaikan Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Polewali Mandar, Hassani. Dia menegaskan pentingnya mengajak anak muda untuk mengadopsi penggunaan teknologi, agar bisa beradaptasi di era digital 4.0.
Lanjut Nonie, Rikolto merupakan Lembaga Swadaya Masyarakat asal Belgia, dengan pengalaman kerja lebih dari 40 tahun meningkatkan kesejahteraan petani melalui budidaya berkelanjutan, bermitra dengan Koperasi Kakao Mitra Agribisnis Mandiri (MAM) yang berlokasi di Polewali Mandar, untuk memperkenalkan dan mengembangkan kapasitas anak muda MAM dalam mengintegrasikan teknologi digital ke pertanian dan bisnis kakao.
Melalui program itu, Nonie menyampaikan, regenerasi petani sangat penting mengingat tenaga kerja pertanian yang saat ini banyak didominasi oleh petani usia lanjut. Keterlibatan anak muda juga menjadi kunci terhadap adaptasi dan inovasi teknologi pertanian yang semakin maju. "Dengan partisipasi anak muda, budidaya pertanian yang baik dan ramah lingkungan, serta peningkatan produktivitas pertanian juga dapat terus berkelanjutan," ungkapnya.
Baca juga: Memalukan! Muktamar XIX Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah di Kendari Ricuh
"Anak muda memiliki potensi yang sangat besar untuk mengadopsi teknologi dan inovasi baru, yang dapat meningkatkan produksi dan memberikan nilai tambah di sektor pertanian. Rikolto berupaya mendorong partisipasi anak muda dengan program yang dapat memperkuat kapasitas mereka, sehingga mereka bisa terus berkembang," tambah Nonie.
Hal serupa juga disampaikan Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Polewali Mandar, Hassani. Dia menegaskan pentingnya mengajak anak muda untuk mengadopsi penggunaan teknologi, agar bisa beradaptasi di era digital 4.0.
Lihat Juga :