Peringati Hari Santri, Ribuan Napi Bersholawat di Balik Jeruji Besi

Sabtu, 23 Oktober 2021 - 09:57 WIB
loading...
Peringati Hari Santri,...
Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) atau Narapidana (Napi) di 39 Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) atau Rumah Tahanan (Rutan) di Jawa Timur (Jatim) tak ingin ketinggalan menyemarakkan Hari Santri Nasional (HSN). Foto SINDOnews
A A A
SURABAYA - Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) atau Narapidana (Napi) di 39 Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) atau Rumah Tahanan (Rutan) di Jawa Timur (Jatim) tak ingin ketinggalan menyemarakkan Hari Santri Nasional (HSN). Melalui program ‘Masuk Napi, Di Dalam Santri, Pulang Jadi Guru Ngaji,’ para napi menggelar berbagai kegiatan keagamaan.

Kepala Kanwil Kemenkumham Jatim Krismono menyebutkan bahwa jajarannya tak ingin ketinggalan dalam menyemarakkan Hari Santri Nasional 2021. Berbagai kegiatan digelar. Mulai istighosah, tadarus, lomba tilawah hingga festival hadrah. “Dari sekitar 27 ribu warga binaan, sekitar 70 persen berlabel santri,” ujar Krismono, Jumat (22/10/2021). Baca juga: Hari Santri Nasional, Jokowi Singgung Perjuangan Kiai Hasyim Asyari

Pria kelahiran Yogyakarta itu menyebutkan bahwa kegiatan istighosah digelar sebagai doa bersama agar para santri diberikan kesehatan dan ketenangan jiwa. Menurutnya, pandemi membuat banyak warga binaan lebih stres karena belum ada pelayanan kunjungan.

Sehingga, pihak lapas/rutan harus memastikan kondisi fisik dan psikis warga binaannya dalam keadaan baik. “Kami harap dengan istighosah, bisa membuat para warga binaan lebih tabah dan ikhlas menjalani hukumannya,” urai Krismono.

Selain itu, kegiatan tadarus yang dilakukan merupakan kegiatan rutin setiap hari. Namun, karena momen hari santri ini, pelaksanaannya digencarkan. Sedangkan lomba tilawah digelar untuk mengasah semangat juang warga binaan. “Mereka mengaplikasikan apa yang selama ini dipelajari di pondok pesantren lapas,” terang Krismono.

Terakhir, festival hadrah dilakukan untuk memeriahkan puncak peringatan Hari Santri Nasional. Para pemukul hadrah lagi-lagi adalah para ‘santri napi’ yang selama ini mendapatkan kurikulum yang sama layaknya santri di pondok pesantren umum.

Gelaran festival ini ditutup dengan tausiah oleh ulama. “Kami berharap, santri kami di balik jeruji bisa dapat perlakuan yang sama dari masyarakat saat bebas nanti,” harap Krismono. Baca juga: Hari Santri Nasional Jadi Pijakan Memperkuat Potensi Digital Santri

Diketahui, di setiap lapas/rutan memiliki program pembinaan. Baik pembinaan kemandirian maupun pembinaan kepribadian. Dalam pembinaan kemandirian, ada program ‘one prison, one product.’ “Setiap lapas/rutan minimal harus memiliki satu produk hasil pembinaan warga binaan,” tutur Krismono.

Nah, untuk pembinaan kepribadian, ada dua program yang didorong. Selain pondok pesantren, lapas/rutan juga memiliki sekolah alkitab. Sudah ada ribuan santri yang telah diwisuda selama ini.

Khususnya untuk lapas-lapas besar seperti Lapas Pasuruan dan Lapas Malang. “Momen hari santri ini kita manfaatkan untuk membuat kegiatan yang melibatkan santri dari warga binaan,” terangnya.
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penampakan 115 Warga...
Penampakan 115 Warga Binaan Risiko Tinggi Dipindahkan ke Nusakambangan
MUI Tegas soal Kekerasan...
MUI Tegas soal Kekerasan Santri di Lombok: Harus Diproses Hukum, Tak Boleh Diselesaikan Internal
LPSK Bentuk Tim Pelindungan...
LPSK Bentuk Tim Pelindungan Darurat untuk Tangani Korban Kasus Pembakaran Santri di Lombok
Bidik Basis Santri Jawa...
Bidik Basis Santri Jawa Timur, Partai Perindo Resmi Lantik Cak Jaz sebagai Ketua DPW
Gus Miftah Soroti Bullying...
Gus Miftah Soroti Bullying hingga Judi Online, Pesantren Diminta Jadi Ruang Aman Santri
LPSK Telusuri Jumlah...
LPSK Telusuri Jumlah Pasti Santriwati Korban Kekerasan Seksual di Ponpes Pati
Napi Diusulkan Ikut...
Napi Diusulkan Ikut Komcad usai Amnesti, Menteri Imipas: Belum Final
Pengadaan Gembok Lapas...
Pengadaan Gembok Lapas Rp92,5 M, Ditjenpas: Bukan Gembok Biasa dan Dirancang Khusus
Rustini Muhaimin Dorong...
Rustini Muhaimin Dorong Kemandirian Santri Lewat Pelatihan Menjahit
Rekomendasi
Nonton Latihan Pestapora...
Nonton Latihan Pestapora Makassar Lebih Murah Pakai BRImo, Begini Cara Dapat Promonya!
Pemerintah Perkuat Pengelolaan...
Pemerintah Perkuat Pengelolaan Dana Lingkungan Hidup via BPDLH
PRIMARIA FEST Sukabumi...
PRIMARIA FEST Sukabumi 2026 Satukan Ribuan Penikmat Indonesian Bounce Music
Berita Terkini
Suami Istri Pemilik...
Suami Istri Pemilik Hanania Travel Ditetapkan Jadi Tersangka Penipuan Jemaah Umrah
Wali Kota Semarang:...
Wali Kota Semarang: Butuh Komitmen Bersama dalam Pemberantasan Korupsi
Kasus Debt Collector...
Kasus Debt Collector dan Nasabah Digerebek di Purworejo Berakhir Damai
Tidar Jakarta Barat...
Tidar Jakarta Barat Yakin Sudaryono Mampu Perkuat Tata Kelola Program MBG
Ketua HMI Merauke: PSN...
Ketua HMI Merauke: PSN Harus Tingkatkan Pendidikan dan Kesejahteraan Orang Asli Papua
Polisi Sudah Periksa...
Polisi Sudah Periksa 10 Saksi di Kasus Dugaan Penghinaan Profesi Wartawan oleh Hotman Paris
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved