BNNP Jambi Gerebek Pasutri Karena Edarkan Sabu-Sabu di Warung
Sabtu, 23 Oktober 2021 - 01:59 WIB
loading...
A
A
A
Dari pengakuan tersangka, dalam satu minggu sabu yang dijual bisa mencapai 25 gram. Marjani sebagai penimbang sabu-sabu ketika ada orang membeli di warung. Sedangkan penjual Juairiyah terus diperiksa intensif oleh pihak BNNP Jambi.
"Pengakuan pelaku, sabu-sabu dijual per paket Rp50 ribu hingga Rp200 ribu. Sedangkan sabu-sabu didapatkan mereka dari seseorang berinisial J yang saat ini sedang diburu oleh pihak BNN," tegas Guntur.
Kepada petugas, Juairiyah mengaku sangat menyesal apa yang telah dilakukannya bersama suaminya. Menurutnya, warungnya sudah sekitar satu bulan ini menjajakan bisnis sabu-sabu.
Alasannya singkat, karena tergiur dengan keuntungan besar. "Dalam satu bulan saya sudah menjual 6 kali. Untuk satu kali jual bisa habis 25 gram, sedangkan sabu-sabu saya dapatkan dari J yang dijual di warung," imbuhnya.
"Pengakuan pelaku, sabu-sabu dijual per paket Rp50 ribu hingga Rp200 ribu. Sedangkan sabu-sabu didapatkan mereka dari seseorang berinisial J yang saat ini sedang diburu oleh pihak BNN," tegas Guntur.
Kepada petugas, Juairiyah mengaku sangat menyesal apa yang telah dilakukannya bersama suaminya. Menurutnya, warungnya sudah sekitar satu bulan ini menjajakan bisnis sabu-sabu.
Alasannya singkat, karena tergiur dengan keuntungan besar. "Dalam satu bulan saya sudah menjual 6 kali. Untuk satu kali jual bisa habis 25 gram, sedangkan sabu-sabu saya dapatkan dari J yang dijual di warung," imbuhnya.
(msd)
Lihat Juga :