Hindari COVID-19 Gelombang Ketiga, Skema Vaksinasi Door to Door Dikebut
Senin, 18 Oktober 2021 - 22:21 WIB
loading...
Vaksinasi ke masyarakat di KBB terus dipercepat dan ditargetkan bulan depan sudah bisa mencapai 100 persen. Foto/MPI/Adi Haryanto
A
A
A
BANDUNG BARAT - Pemda Kabupaten Bandung Barat (KBB) bakal melaksanakan skema vaksinasi COVID-19 secara door to door. Hal tersebut dilakukan agar capaian 100 persen vaksinasi tercapai pada 12 November 2021 mendatang bertepatan dengan Hari Kesehatan Nasional.
"Kita inginnya pada saat Hari Kesehatan Nasional pada 12 November nanti, vaksinasi COVID-19 di KBB sudah 100 persen dilakukan ke masyarakat," kata Plt Bupati Bandung Barat, Hengki Kurniawan, Senin (18/10/2021). Baca juga:
Kenapa Ibu Hamil Disarankan Disuntik Vaksin Covid-19 saat Usia Kandungan 13-33 Minggu? Begini Penjelasannya
Hengki mengatakan, sejauh ini capaian vaksinasi di KBB untuk dosis pertama telah mencapai 58 persen. Sementara itu, untuk dosis kedua baru sebanyak 27 persen. Untuk mengejar sisanya, maka harus ada percepatan lebih salah satunya dengan pola door to door langsung ke sasaran.
"Nanti polanya ada sedikit berubah, serbuan vaksinasi tetap dilakukan di berbagai tempat. Tapi untuk warga sasaran di pelosok yang jauh dari sentra-sentra vaksinasi, petugas yang datang ke mereka secara door to door," sambungnya.
Selain mengerahkan personel tenaga medis tambahan, lanjut Hengki, para bidan di lapangan juga akan dilibatkan untuk melakukan vaksinasi dari rumah ke rumah. Serbuan vaksinasi secara jemput bola itu, sebagai upaya nyata Pemda KBB mengantisipasi penyebaran COVID-19 gelombang ketiga.
"Kita inginnya pada saat Hari Kesehatan Nasional pada 12 November nanti, vaksinasi COVID-19 di KBB sudah 100 persen dilakukan ke masyarakat," kata Plt Bupati Bandung Barat, Hengki Kurniawan, Senin (18/10/2021). Baca juga:
Kenapa Ibu Hamil Disarankan Disuntik Vaksin Covid-19 saat Usia Kandungan 13-33 Minggu? Begini Penjelasannya
Hengki mengatakan, sejauh ini capaian vaksinasi di KBB untuk dosis pertama telah mencapai 58 persen. Sementara itu, untuk dosis kedua baru sebanyak 27 persen. Untuk mengejar sisanya, maka harus ada percepatan lebih salah satunya dengan pola door to door langsung ke sasaran.
"Nanti polanya ada sedikit berubah, serbuan vaksinasi tetap dilakukan di berbagai tempat. Tapi untuk warga sasaran di pelosok yang jauh dari sentra-sentra vaksinasi, petugas yang datang ke mereka secara door to door," sambungnya.
Selain mengerahkan personel tenaga medis tambahan, lanjut Hengki, para bidan di lapangan juga akan dilibatkan untuk melakukan vaksinasi dari rumah ke rumah. Serbuan vaksinasi secara jemput bola itu, sebagai upaya nyata Pemda KBB mengantisipasi penyebaran COVID-19 gelombang ketiga.
Lihat Juga :