Nekat Melarikan Diri saat Ditangkap, Residivis Curanmor Tumbang Ditembak
Senin, 18 Oktober 2021 - 21:04 WIB
loading...
Residivis kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) berinisial HK alias Hany (44), dihadiahi timah panas anggota Tim Macan Polresta Manado karena melarikan diri usai ditangkap.Foto/Subhan Sabu
A
A
A
MANADO - Residivis kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) berinisial HK alias Hany (44), dihadiahi timah panas anggota Tim Macan Polresta Manado. Pelaku berusaha melarikan diri usai ditangkap.
Warga Kecamatan Galapuli, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara itu ditangkap di pusat Kota Kotamobagu. Tersangka diduga merupakan pelaku pencurian sepeda motor milik salah satu karyawan di Rumah Sakit Siloam, di parkiran Blue Banter, Kecamatan Wenang, Kota Manado, Jumat (1/10/2021) lalu.
Baca juga: Terangsang Lihat Gadis Telanjang saat Mandi, Pemuda Bejat Ini Perkosa dan Membunuhnya
Saat itu sekira pukul 08.00 Wita, korban memarkirkan sepeda motornya di Blue Banter, kemudian pergi ke tempat kerja. Selesai bekerja sekira pukul 16.00 Wita, korban kembali ke parkiran untuk mengambil sepeda motor namun sudah raib.
Korban sempat mencari di seputaran lokasi tempat parkir, namun tidak juga ketemu. Korban mengalami kerugian sekitar Rp24 juta. Tidak terima dengan kejadian tersebut, korban mendatangi Mapolresta Manado untuk membuat laporan kepolisian.
Warga Kecamatan Galapuli, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara itu ditangkap di pusat Kota Kotamobagu. Tersangka diduga merupakan pelaku pencurian sepeda motor milik salah satu karyawan di Rumah Sakit Siloam, di parkiran Blue Banter, Kecamatan Wenang, Kota Manado, Jumat (1/10/2021) lalu.
Baca juga: Terangsang Lihat Gadis Telanjang saat Mandi, Pemuda Bejat Ini Perkosa dan Membunuhnya
Saat itu sekira pukul 08.00 Wita, korban memarkirkan sepeda motornya di Blue Banter, kemudian pergi ke tempat kerja. Selesai bekerja sekira pukul 16.00 Wita, korban kembali ke parkiran untuk mengambil sepeda motor namun sudah raib.
Korban sempat mencari di seputaran lokasi tempat parkir, namun tidak juga ketemu. Korban mengalami kerugian sekitar Rp24 juta. Tidak terima dengan kejadian tersebut, korban mendatangi Mapolresta Manado untuk membuat laporan kepolisian.
Lihat Juga :