Detik-detik Joglo Wisata Ambruk Diterjang Angin Ribut, 6 Pekerja Lari Menyelamatkan Diri
Senin, 18 Oktober 2021 - 20:59 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Gempa Sesar Lembang 6,8 SR Mengancam, BMKG: Bandung, Cimahi dan Purwakarta Paling Terdampak
"Kalau puting beliung banyak mengenai rumah warga. Ini hanya satu bangunan joglo wisata," terang Suroto. Di saat yang sama, angin kencang juga merobohkan sebatang pohon besar di Desa Bendiljati Wetan, Kecamatan Sumbergempol. Tidak ada korban jiwa maupun luka. Namun tumbangnya pohon yang melintang di jalan sempat menganggu kelancaran arus lalu lintas.
"Bersama petugas kepolisian dan dibantu warga setempat, pembersihan langsung dilakukan," kata Suroto. Saat ini merupakan masa peralihan musim kemarau ke hujan.
Di setiap masa pancaroba itu, menurut Suroto ancaman bencana alam, khususnya angin kencang selalu datang. Pihaknya menghimbau warga di wilayah Kecamatan Pakel, Boyolangu, Campurdarat, dan Sumbergempol untuk lebih waspada.
Faktor geografis ditambah semakin berkurangnya pepohonan, kata Suroto membuat angin kencang lebih keras menerjang. "Terutama Pakel dan Boyolangu yang sering terjadi musibah angin kencang maupun puting beliung. Hendaknya warga meningkatkan kewaspadaan," pungkas Suroto.
"Kalau puting beliung banyak mengenai rumah warga. Ini hanya satu bangunan joglo wisata," terang Suroto. Di saat yang sama, angin kencang juga merobohkan sebatang pohon besar di Desa Bendiljati Wetan, Kecamatan Sumbergempol. Tidak ada korban jiwa maupun luka. Namun tumbangnya pohon yang melintang di jalan sempat menganggu kelancaran arus lalu lintas.
"Bersama petugas kepolisian dan dibantu warga setempat, pembersihan langsung dilakukan," kata Suroto. Saat ini merupakan masa peralihan musim kemarau ke hujan.
Di setiap masa pancaroba itu, menurut Suroto ancaman bencana alam, khususnya angin kencang selalu datang. Pihaknya menghimbau warga di wilayah Kecamatan Pakel, Boyolangu, Campurdarat, dan Sumbergempol untuk lebih waspada.
Faktor geografis ditambah semakin berkurangnya pepohonan, kata Suroto membuat angin kencang lebih keras menerjang. "Terutama Pakel dan Boyolangu yang sering terjadi musibah angin kencang maupun puting beliung. Hendaknya warga meningkatkan kewaspadaan," pungkas Suroto.
(shf)
Lihat Juga :