Gempa Sesar Lembang 6,8 SR Mengancam, BMKG: Bandung, Cimahi dan Purwakarta Paling Terdampak

Senin, 18 Oktober 2021 - 19:33 WIB
Gempa Sesar Lembang 6,8 SR Mengancam, BMKG: Bandung, Cimahi dan Purwakarta Paling Terdampak
BMKG Stasiun Bandung merilis ancaman Sesar Lembang bisa menyebabkan gempa bumi hingga 6,8 SR dan lima daerah paling terdampak. Foto/Ilustrasi/Dok.SINDOnews
A A A
BANDUNG - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Bandung membuat skenario jika Sesar Lembang menyebabkan gempa bumi dengan 6,8skala richter (SR) berdasarkan Data Pusgen 2017. Kendati belum ada teknologi yang bisa memprediksi kapan bencana tersebut akan terjadi, namun warga diminta melakukan mitigasi sejak dini.

Kepala BMKG Stasiun Bandung Teguh Rahayu menjelaskan,berdasarkan skenario jika terjadi gempa bumi akibat pergerakan Sesar Lembang dengan 6,8 SR ada lima wilayah yang berpotensi paling terdampak. Kelima daerah itu adalah Kabupaten Bandung Barat, Kota Cimahi, Kota Bandung, Kabupaten Bandung, serta Kabupaten Purwakarta.

Baca juga: Jika Sesar Lembang Bergerak Ini Prediksi Guncangan dan Kerusakan Bangunan Akibat Gempa

"Wilayah Bandung Barat, Kota Cimahi, Kota Bandung, Bandung, dan Purwakarta diprediksi akan mengalami guncangan skala VI-VII atau dampaknya kerusakan sedang," jelas Teguh, Senin (18/10/2021).



Untuk lima daerah tersebut diperkirakan akan banyak kecamatan yang mengalami dampak gempa bumi. Di Kabupaten Bandung Barat misalnya, diprediksi ada delapan kecamatan yang akan mengalami dampak kerusakan sedang skala VI hingga VII. Delapan kecamatan itu adalah Kecamatan Cisarua, Lembang, Ngamprah, Parongpong, Batujajar, Cikalong Wetan, Padalarang, dan Saguling.

Sedangkan untuk wilayah Kecamatan Cipendeuy, Cihampelas, Cililin, Cipatat, Cipongkor, Gununghalu, Rongga, Sindangkerta memiliki potensi terdampak sebesar V-VI MMI (Kerusakan Ringan).

Di Kota Cimahi, gempa Sesar Lembang diprediksi bakal berdampak terhadap seluruh kecamatan, yaitu Kecamatan Cimahi Utara, Cimahi Tengah, Cimahi Selatan.

"Potensi dampak gempa diprediksi sebesar VI-VII MMI atau megalami kerusakan sedang," jelas dia.

Baca juga: Sadis! Pinjol Ilegal di Jateng Bermodus Umbar Ancaman dan Sebar Foto Tak Senonoh Korban
Halaman :
Mungkin Anda Suka
Komentar
Copyright © 2021 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1355 seconds (10.101#12.26)