Budiman Minta Hargai Proses Hukum Dugaan Pemerkosaan Anak Kandung di Lutim
Minggu, 17 Oktober 2021 - 16:19 WIB
loading...
Bupati Luwu Timur Budiman. Meminta agar warga bisa menunggu dan menghargai proses hukum pemerkosaan anak kandung yang melibatkan oknum ASN. Foto: Ilustrasi
A
A
A
LUWU TIMUR - Bupati Luwu Timur (Lutim) meminta semua pihak, menunggu dan menghargai proses hukum terkait dengan kasus dugaan seorang ayah yang mencabuli tiga anaknya, terlebih juga menyeret nama seorang Aparatur Sipil Negara (ASN).
"Semua pihak jangan dulu memvonis dari kasus ini. Harus menghargai upaya hukum yang sementara berlangsung," kata Budiman, Minggu, (17/10/2021).
Baca Juga: Polri Buka Kembali Penyelidikan Kasus Dugaan Pencabulan 3 Anak di Luwu Timur
Dirinya mengatakan,viralnya kasus ini tetap mempengaruhi Luwu Timur , karena dugaan kasus asusila ini melibatkan seorang ASN.
"Pelapornya ASN, terlapor juga ASN. Meski ini sudah menimbulkan kegaduhan kita tetap menunggu hasilnya," kata Budiman.
Diketahui, kasus ini berawal dari laporan seorang istri berinisial SF yakni RS ke Polres Luwu Timur pada Rabu 09 Oktober 2019 lalu atas tuduhan SF yang diduga mencabuli tiga anak kandungnya yakni AL (8), MR (6) dan AS (4).
"Semua pihak jangan dulu memvonis dari kasus ini. Harus menghargai upaya hukum yang sementara berlangsung," kata Budiman, Minggu, (17/10/2021).
Baca Juga: Polri Buka Kembali Penyelidikan Kasus Dugaan Pencabulan 3 Anak di Luwu Timur
Dirinya mengatakan,viralnya kasus ini tetap mempengaruhi Luwu Timur , karena dugaan kasus asusila ini melibatkan seorang ASN.
"Pelapornya ASN, terlapor juga ASN. Meski ini sudah menimbulkan kegaduhan kita tetap menunggu hasilnya," kata Budiman.
Diketahui, kasus ini berawal dari laporan seorang istri berinisial SF yakni RS ke Polres Luwu Timur pada Rabu 09 Oktober 2019 lalu atas tuduhan SF yang diduga mencabuli tiga anak kandungnya yakni AL (8), MR (6) dan AS (4).
Lihat Juga :