Tersinggung, Kakak Beradik Tikam Petani Sayur 27 Tusukan
Rabu, 22 April 2020 - 09:43 WIB
loading...
A
A
A
Sastrawan Tarigan menceritakan, sesuai keterangan dari sejumlah saksi peristiwa itu berawal ketika Jupri Paranginangin singgah ke sebuah warung, begitu melihat Moranta Sinuraya langsung mengeluarkan kata-kata sindiran.
"Ngapai kau berbicara dengannya, nanti diperkosanya anakmu. Dia bukan manusia, tapi binatang,” kata Jupri kepada seseorang yang sedang berbicara dengan Moranta, Senin (20/4/2020) malam.
Mendengar hal itu, Moranta lalu keluar dan pulang ke rumah. Cerita itupun disampaikan kepada sang kakak Roy Imanuel Sinuraya. Berbekal sebilah pisau, Roy mengajak adiknya kembali ke warung untuk menemui Jupri.
Setibanya di lokasi, Jupri langsung mengacungkan pisau ke arah Roy Imanuel. Roy dengan sigap menahan pergelangan tangan Jupri agar pisau tak sampai mengenai dirinya.
Pisau tersebut kemudian diambil oleh Moranta, lalu menusukkannya ke perut Jupri berkali-kali. Roy tak tinggal diam. Pisau yang dibawa dari rumah dia tancapkan ke perut dan tubuh Jupri, berulang kali. Akibatnya, Jufri seketika itu tersungkur.
"Ngapai kau berbicara dengannya, nanti diperkosanya anakmu. Dia bukan manusia, tapi binatang,” kata Jupri kepada seseorang yang sedang berbicara dengan Moranta, Senin (20/4/2020) malam.
Mendengar hal itu, Moranta lalu keluar dan pulang ke rumah. Cerita itupun disampaikan kepada sang kakak Roy Imanuel Sinuraya. Berbekal sebilah pisau, Roy mengajak adiknya kembali ke warung untuk menemui Jupri.
Setibanya di lokasi, Jupri langsung mengacungkan pisau ke arah Roy Imanuel. Roy dengan sigap menahan pergelangan tangan Jupri agar pisau tak sampai mengenai dirinya.
Pisau tersebut kemudian diambil oleh Moranta, lalu menusukkannya ke perut Jupri berkali-kali. Roy tak tinggal diam. Pisau yang dibawa dari rumah dia tancapkan ke perut dan tubuh Jupri, berulang kali. Akibatnya, Jufri seketika itu tersungkur.
Lihat Juga :