Melepas Rindu, Pasutri Tenaga Kesehatan Berpelukan Pakai Baju Hazmat
Rabu, 03 Juni 2020 - 11:00 WIB
loading...
Pasangan suami-istri (pasutri) yang bekerja sebagai tenaga kesehatan di Kotawaringim Barat, Kalteng mendadak jadi sorotan karena berpelukan memakai baju hazmat. Foto/iNews TV/Sigit Dzakwan
A
A
A
KOTAWARINGIN BARAT - Akun media sosial (medsos) Facebook @Lambang Pribadi yang merupakan perawat di RS Sultan Imanuddin, Pangkalan Bun, Kotawaringin Barat mendadak jadi sorotan.
Ini lantaran, pasangan suami-istri (pasutri) yang bekerja sebagai tenaga kesehatan (nakes) di Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengan (Kalteng) berpelukan dengan memakai baju hazmat sehingga menjadi sorotan.
Postingannya pada Rabu (2/6/2020) sekira pukul 06.40 WIB yang memperlihatkan dua foto, dirinya berpelukan bersama sang istri @Etika Sri Utami menggunakan baju hazmat di ruang isolasi RS Sultan Imanuddin, Pangkalan Bun ramai jadi perbincangan di dunia maya. Pertemuan dengan sang istri yang juga seorang perawat di RS SI ini membuat netizen mengharu biru. (Baca juga : Imbas Pandemi Covid-19, Pengangguran Asahan Meningkat )
Dalam postingannya, Lambang menulis, “Cerita kemarin malam.. Bertemu istri tercinta saat operan pasien baru.. Tidak menyangka jika waktu itu istri saya turut mengantar pasien baru ke ruang isolasi covid'19 RSSI..
Rasa rindu sekali karena saya memutuskan untuk tidak pulang ke rumah hingga hasil swab ke-2 saya negatif.. Karena saya merupakan salah satu perawat yg kontak erat dengan tenaga kesehatan yg terkonfirmasi covid'19 di RSSI..
Jadi,, mumpung kami bertemu & sama-sama mengenakan baju hazmat,, kami pun berpelukkan untuk melepas kerinduan kami selama ini.. Senang bisa bertemu denganmu & memelukmu sayang,, namun sedih hati ini karena melihatmu harus mengenakan APD lengkap lagi.. Hati-hati ya sayang.. Stay Healthy & Stay Strong.. Tetap Semangattttt ????,”
Saat MNC Media mencoba menghubungi melalui pesan di FB, Lambang Pribadi belum menjawab. Pesan melalui WhatsApp (WA) juga belum dibuka. Saat ini Lambang masih bertugas di ruang isolasi pasien COVID-19 di RS Sultan Imanuddin.
Ini lantaran, pasangan suami-istri (pasutri) yang bekerja sebagai tenaga kesehatan (nakes) di Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengan (Kalteng) berpelukan dengan memakai baju hazmat sehingga menjadi sorotan.
Postingannya pada Rabu (2/6/2020) sekira pukul 06.40 WIB yang memperlihatkan dua foto, dirinya berpelukan bersama sang istri @Etika Sri Utami menggunakan baju hazmat di ruang isolasi RS Sultan Imanuddin, Pangkalan Bun ramai jadi perbincangan di dunia maya. Pertemuan dengan sang istri yang juga seorang perawat di RS SI ini membuat netizen mengharu biru. (Baca juga : Imbas Pandemi Covid-19, Pengangguran Asahan Meningkat )
Dalam postingannya, Lambang menulis, “Cerita kemarin malam.. Bertemu istri tercinta saat operan pasien baru.. Tidak menyangka jika waktu itu istri saya turut mengantar pasien baru ke ruang isolasi covid'19 RSSI..
Rasa rindu sekali karena saya memutuskan untuk tidak pulang ke rumah hingga hasil swab ke-2 saya negatif.. Karena saya merupakan salah satu perawat yg kontak erat dengan tenaga kesehatan yg terkonfirmasi covid'19 di RSSI..
Jadi,, mumpung kami bertemu & sama-sama mengenakan baju hazmat,, kami pun berpelukkan untuk melepas kerinduan kami selama ini.. Senang bisa bertemu denganmu & memelukmu sayang,, namun sedih hati ini karena melihatmu harus mengenakan APD lengkap lagi.. Hati-hati ya sayang.. Stay Healthy & Stay Strong.. Tetap Semangattttt ????,”
Saat MNC Media mencoba menghubungi melalui pesan di FB, Lambang Pribadi belum menjawab. Pesan melalui WhatsApp (WA) juga belum dibuka. Saat ini Lambang masih bertugas di ruang isolasi pasien COVID-19 di RS Sultan Imanuddin.
Lihat Juga :