Pj Sekda Gowa Minta Warga Kelompok Rentan Masuk Dalam DTKS
Kamis, 14 Oktober 2021 - 19:21 WIB
loading...
A
A
A
"Tidak ada permasalahan di lapangan, hanya saja ada beberapa data yang perlu diperbaiki dan TKSK selalu berkoordinasi dengan camatnya. Kami meminta agar segera dimasukkan ke Dinas Sosial terkait data e-warung yang berjalan di lapangan," jelasnya.
Baca juga:PTSP Gowa Sosialisasi Sistem OSS untuk Mudahkan Investasi
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Sosial Gowa, Firdaus, mengatakan setiap kecamatan memiliki satu TKSK sehingga jumlahnya sebanyak 18 orang. Mereka tersebar di setiap kecamatan untuk mengkoordinasikan seluruh persoalaan kegiatan kesejahteraan sosial dengan camat, termasuk perangkat desa dan kelurahan.
"Makanya, TKSK harus proaktif dan wajib melakukan pendampingan serta membantu pemerintah dalam hal kesejahteraan sosial," katanya.
Ia mengaku rapat ini dilakukan untuk penyamaan persepsi karena tidak dapat dipungkiri masih banyak masyarakat, baik di desa maupun kelurahan tidak masuk dalam DTKS. Adapun melalui surat, Menko PMK sudah meminta agar warga rentan didaftarkan dalam DTKS.
Baca juga:PTSP Gowa Sosialisasi Sistem OSS untuk Mudahkan Investasi
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Sosial Gowa, Firdaus, mengatakan setiap kecamatan memiliki satu TKSK sehingga jumlahnya sebanyak 18 orang. Mereka tersebar di setiap kecamatan untuk mengkoordinasikan seluruh persoalaan kegiatan kesejahteraan sosial dengan camat, termasuk perangkat desa dan kelurahan.
"Makanya, TKSK harus proaktif dan wajib melakukan pendampingan serta membantu pemerintah dalam hal kesejahteraan sosial," katanya.
Ia mengaku rapat ini dilakukan untuk penyamaan persepsi karena tidak dapat dipungkiri masih banyak masyarakat, baik di desa maupun kelurahan tidak masuk dalam DTKS. Adapun melalui surat, Menko PMK sudah meminta agar warga rentan didaftarkan dalam DTKS.
Lihat Juga :