Akses Jalan di Lembang Ditutup, Pedagang Mengeluh Pendapatan Anjlok
Kamis, 14 Oktober 2021 - 06:02 WIB
loading...
Pemasangan pembatas di Jalan Kiwi, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), dikeluhkan oleh warga dan juga pedagang kali lima (PKL) yang biasa berjualan di wilayah tersebut. SINDOnews/Adi
A
A
A
BANDUNG BARAT - Pemasangan pembatas di Jalan Kiwi, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), dikeluhkan oleh warga dan juga pedagang kali lima (PKL) yang biasa berjualan di wilayah tersebut.
Penutupan jalan yang lokasinya berada di sebelah selatan Pasar Panorama Lembang ini sudah dilakukan sejak sebulan lalu. Tujuan awalnya untuk mencegah pengguna jalan khususnya kendaraan roda dua menerobos melawan arus.
"Gara-gara jalan ditutup, pendapatan para pedagang anjlok, konsumen enggak ada. Konsumen malas berbelanja kalau harus memutar jalan," kata Ketua PKL Jalan Kiwi, Darma, Rabu (13/10/2021).
Menurutnya bukan hanya pedagang, masyarakat juga dibuat kesal dengan penutupan akses jalan. Pasalnya selain merupakan akses penghubung, tidak sedikit masyarakat yang bekerja pergi dan pulang melalui jalan tersebut yang harus memutar lebih jauh.
Para pedagang dan masyarakat sekitar telah menyampaikan keluhan penutupan jalan ini kepada Dinas Perhubungan dan pihak terkait lainnya. Selain itu, mereka juga membuat surat pernyataan berisi permintaan agar pembatas jalan segera dibuka lagi seperti sebelumnya.
Penutupan jalan yang lokasinya berada di sebelah selatan Pasar Panorama Lembang ini sudah dilakukan sejak sebulan lalu. Tujuan awalnya untuk mencegah pengguna jalan khususnya kendaraan roda dua menerobos melawan arus.
"Gara-gara jalan ditutup, pendapatan para pedagang anjlok, konsumen enggak ada. Konsumen malas berbelanja kalau harus memutar jalan," kata Ketua PKL Jalan Kiwi, Darma, Rabu (13/10/2021).
Menurutnya bukan hanya pedagang, masyarakat juga dibuat kesal dengan penutupan akses jalan. Pasalnya selain merupakan akses penghubung, tidak sedikit masyarakat yang bekerja pergi dan pulang melalui jalan tersebut yang harus memutar lebih jauh.
Para pedagang dan masyarakat sekitar telah menyampaikan keluhan penutupan jalan ini kepada Dinas Perhubungan dan pihak terkait lainnya. Selain itu, mereka juga membuat surat pernyataan berisi permintaan agar pembatas jalan segera dibuka lagi seperti sebelumnya.
Lihat Juga :