Sumut Tak Mau Buru-buru Terapkan New Normal, Gubernur: Kami Serap Aspirasi Pakar dan Warga
Rabu, 03 Juni 2020 - 09:19 WIB
loading...
A
A
A
Edy Rahmayadi mengatakan bila tidak memenuhi syarat-syarat dimaksud, maka pihaknya akan menunda aktivitas normal di pendidikan. "Jika belum bisa, jangan kita masukkan dulu anak-anak kita, saya yang tanggungjawab," ujarnya sebagaimana dikutip covid19.sumutprov.go.id.
Sebelumnya, webinar dibuka oleh Kepala Badan Litbang Provsu yang juga menjabat Plt Kadis Kominfo Irman Oemar. Kemudian webinar dilanjutkan dengan paparan narasumber yaitu Prof. Dr Tamsil Syaifuddin, Sp.P(K) mewakili aspek kesehatan, Prof. Wan Syaifuddin, M.A,Ph.D. dari sisi aspek budaya dan Kepala BI Perwakilan Sumut Wiwiek Sisto Hidayat dari aspek ekonomi serta moderator Wakil Rektor III Umsu DR Rudianto, M.Si. (BACA JUGA: Pemberangkatan Haji 2020 Dibatalkan, DPR: Kemenag Seharusnya Berkonsultasi Dulu)
Prof Tamsil yang juga guru besar tetap Fakultas Kedokteran UISU mengatakan saat ini strategi yang perlu diambil adalah bagaimana memperlambat sumber penularan dengan cara yang paling efektif yaitu mudah, murah dan dampak ekonomi paling minimal.
Menurutnya yang masuk kriteria tersebut adalah penerapan kebiasaan memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan jaga jarak dengan baik di tengah masyarakat. "Karena kita Covid-19 ini tidak akan lenyap dalam waktu singkat, maka yang paling penting adalah bagaimana membangun karakter ini di tengah masyarakat," ujar Tamsil.
Karena menurutnya adalah keliru bila menyebutkan tenaga medis sebagai garda terdepan melawan Covid-19. Menurutnya justeru masyarakat dengan kebiasaan penerpaan protokol kesehatan dapat menurunkan penyebaran covid-19. (IP)
Sebelumnya, webinar dibuka oleh Kepala Badan Litbang Provsu yang juga menjabat Plt Kadis Kominfo Irman Oemar. Kemudian webinar dilanjutkan dengan paparan narasumber yaitu Prof. Dr Tamsil Syaifuddin, Sp.P(K) mewakili aspek kesehatan, Prof. Wan Syaifuddin, M.A,Ph.D. dari sisi aspek budaya dan Kepala BI Perwakilan Sumut Wiwiek Sisto Hidayat dari aspek ekonomi serta moderator Wakil Rektor III Umsu DR Rudianto, M.Si. (BACA JUGA: Pemberangkatan Haji 2020 Dibatalkan, DPR: Kemenag Seharusnya Berkonsultasi Dulu)
Prof Tamsil yang juga guru besar tetap Fakultas Kedokteran UISU mengatakan saat ini strategi yang perlu diambil adalah bagaimana memperlambat sumber penularan dengan cara yang paling efektif yaitu mudah, murah dan dampak ekonomi paling minimal.
Menurutnya yang masuk kriteria tersebut adalah penerapan kebiasaan memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan jaga jarak dengan baik di tengah masyarakat. "Karena kita Covid-19 ini tidak akan lenyap dalam waktu singkat, maka yang paling penting adalah bagaimana membangun karakter ini di tengah masyarakat," ujar Tamsil.
Karena menurutnya adalah keliru bila menyebutkan tenaga medis sebagai garda terdepan melawan Covid-19. Menurutnya justeru masyarakat dengan kebiasaan penerpaan protokol kesehatan dapat menurunkan penyebaran covid-19. (IP)
(vit)
Lihat Juga :