Fraksi Demokrat DPRD Jabar Apresiasi Kerja Keras Pemprov Tekan COVID-19
Rabu, 03 Juni 2020 - 00:37 WIB
loading...
A
A
A
Selain mengapresiasi kinerja Pemprov Jabar yang dinilainya cukup berhasil dalam menekan kasus COVID-19, pihaknya berpesan agar Pemprov Jabar merampungkan perbaikan manajemen penyaluran bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat terdampak COVID-19.
"Setelah didata, memang data orang miskin terdampak COVID-19 itu banyak. Keuangan pemerintah daerah dan pemerintah pusat mungkin tidak akan sanggup membiayai. Makanya, kita harus terbuka juga sama masyarakat, kalau terus kayak gini, bisa bangkrut. Harus jujur lah kita kepada masyarakat kemampuan kita seperti apa," paparnya.
Irfan pun mendorong Pemprov Jabar berani berbicara kepada pemerintah pusat mengenai keterbatasan anggaran bansos untuk masyarakat terdampak. Dengan demikian, pemerintah pusat akan memprioritaskan Jabar dalam hal penyaluran bantuan tersebut.
Sebelumnya, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Jabar, Daud Achmad mengungkapkan, reproduksi aktif (Rt) COVID-19 di Jabar per Selasa (2/6/2020) sudah berada di angka 0,68 setelah awalnya berada di angka 4 pada April lalu dan terus menurun hingga 0,97 pada pekan lalu.
"Saat awal April sampai awal Maret, indeks reproduksi itu masih di angka 3-4. Sempat jadi 0,97 minggu lalu. Per hari ini, kita sudah di angka 0,68. Mudah-mudahan terus menurun angka ini sampai nol," ungkap Daud di Bandung, Selasa (2/6/2020).
"Setelah didata, memang data orang miskin terdampak COVID-19 itu banyak. Keuangan pemerintah daerah dan pemerintah pusat mungkin tidak akan sanggup membiayai. Makanya, kita harus terbuka juga sama masyarakat, kalau terus kayak gini, bisa bangkrut. Harus jujur lah kita kepada masyarakat kemampuan kita seperti apa," paparnya.
Irfan pun mendorong Pemprov Jabar berani berbicara kepada pemerintah pusat mengenai keterbatasan anggaran bansos untuk masyarakat terdampak. Dengan demikian, pemerintah pusat akan memprioritaskan Jabar dalam hal penyaluran bantuan tersebut.
Sebelumnya, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Jabar, Daud Achmad mengungkapkan, reproduksi aktif (Rt) COVID-19 di Jabar per Selasa (2/6/2020) sudah berada di angka 0,68 setelah awalnya berada di angka 4 pada April lalu dan terus menurun hingga 0,97 pada pekan lalu.
"Saat awal April sampai awal Maret, indeks reproduksi itu masih di angka 3-4. Sempat jadi 0,97 minggu lalu. Per hari ini, kita sudah di angka 0,68. Mudah-mudahan terus menurun angka ini sampai nol," ungkap Daud di Bandung, Selasa (2/6/2020).
(awd)
Lihat Juga :