Hasil Uji Kompetensi Cakades di Pangkep Dinilai Cacat Hukum
Selasa, 12 Oktober 2021 - 08:09 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Proses PAW Sri Wahyuni Tunggu Keputusan DPP Golkar
"Ini ada yang nilai ujian tulisnya tinggi tapi dijatuhkan di wawancara. Kami maklum kalau wawancara itu ada subjektivitas penguji, jangan main kasarlah. Jangan menzalimi orang," kata Ilham.
Untuk itu, melalui fraksi Partai Golkar DPRD Pangkep pihaknya akan mengambil sikap untuk mempertanyakan proses pilkades kepada pemerintah. "Kami akan bicarakan, nanti Fraksi Partai Golkar yang akan melanjutkan sikap kami," ucapnya.
"Sekali lagi, biaya pilkades ini mahal. Sayang sekali uang rakyat kita habiskan untuk sesuatu yang salah," tambahnya.
Baca juga: Kukuhkan Silaturahmi, IKA Smansa Makassar Gelar Acara Dekade 1
Sementara itu, Ketua Komisi I DPRD Pangkep, Nurdin Mappiara mengaku tak tahu proses pilkades serentak. Ia mengungkapkan, meski bermitra dengan DPMPD Kabupaten Pangkep, namun komisi I tak pernah diikutsertakan dalam seluruh proses pilkades.
"Ini ada yang nilai ujian tulisnya tinggi tapi dijatuhkan di wawancara. Kami maklum kalau wawancara itu ada subjektivitas penguji, jangan main kasarlah. Jangan menzalimi orang," kata Ilham.
Untuk itu, melalui fraksi Partai Golkar DPRD Pangkep pihaknya akan mengambil sikap untuk mempertanyakan proses pilkades kepada pemerintah. "Kami akan bicarakan, nanti Fraksi Partai Golkar yang akan melanjutkan sikap kami," ucapnya.
"Sekali lagi, biaya pilkades ini mahal. Sayang sekali uang rakyat kita habiskan untuk sesuatu yang salah," tambahnya.
Baca juga: Kukuhkan Silaturahmi, IKA Smansa Makassar Gelar Acara Dekade 1
Sementara itu, Ketua Komisi I DPRD Pangkep, Nurdin Mappiara mengaku tak tahu proses pilkades serentak. Ia mengungkapkan, meski bermitra dengan DPMPD Kabupaten Pangkep, namun komisi I tak pernah diikutsertakan dalam seluruh proses pilkades.
Lihat Juga :