Jelang New Normal, Wihaji Cek Sarpras Taman Safari dan Dholpin Center
Selasa, 02 Juni 2020 - 23:52 WIB
loading...
A
A
A
Tidak hanya itu physical distancing atau jaga jarak pengunjung, seperti di tempat duduk pertunjukan lomba - lombanya serta satwa.
Sementara, Humas Taman Safari Dholpin Center Batang Sutejo menjelaskan bahwa sejak pandemi COVID-19 sudah menutup selama dua bulan, dan sudah merumahkan sekitar 40 karyawan.
"Saya harap, ada solusi agar bisa buka kembali, kalau terlalu lama menutup kami juga kasihan bagi karyawan. Dari pihak taman safari juga siap melengkapi sarana prasaran protokol kesehatanya," kata Sutejo. Baca juga : 4 Warga Batang Positif COVID-19, dari Klaster Pasar-RSUD Kalisari )
Selama penutupan taman safari, segala bentuk operasional satwa karyawan disubsidi oleh pemerintah.
"Untuk operasional satwa, seperti makan binatang yang ada di Taman Safari Batang menghabiskan sebesar Rp 250 juta perbulan. Karena operasionalnya buka dengan tutup biayanya sama," bebernya.
Sementara, Humas Taman Safari Dholpin Center Batang Sutejo menjelaskan bahwa sejak pandemi COVID-19 sudah menutup selama dua bulan, dan sudah merumahkan sekitar 40 karyawan.
"Saya harap, ada solusi agar bisa buka kembali, kalau terlalu lama menutup kami juga kasihan bagi karyawan. Dari pihak taman safari juga siap melengkapi sarana prasaran protokol kesehatanya," kata Sutejo. Baca juga : 4 Warga Batang Positif COVID-19, dari Klaster Pasar-RSUD Kalisari )
Selama penutupan taman safari, segala bentuk operasional satwa karyawan disubsidi oleh pemerintah.
"Untuk operasional satwa, seperti makan binatang yang ada di Taman Safari Batang menghabiskan sebesar Rp 250 juta perbulan. Karena operasionalnya buka dengan tutup biayanya sama," bebernya.
(nun)
Lihat Juga :